Samsung Akhirnya Sukses Libas Apple

Samsung Galaxy Fold
Sumber :
  • VIVA.co.id/Novina Putri Bestari

VIVA – Samsung dilaporkan merajai pasar ponsel pintar Amerika Serikat pada kuartal ketiga tahun ini, untuk pertama kalinya dalam tiga tahun mengalahkan pesaingnya, Apple.

img_title Kapolri Minta Vape Diharamkan, MUI Lampung: Fatwa Harus Dilihat dari Segi Dampak ke Masyarakat

Samsung menyumbang 33,7 persen di pasar smartphone AS pada periode Juli-September, naik 6,7 persen dari tahun sebelumnya, menurut laporan peneliti pasar Strategy Analytics, dikutip dari Yonhap, Selasa 10 November 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apple berada di urutan kedua dengan pangsa pasar 30,2 persen, diikuti oleh pembuat ponsel pintar asal Korea Selatan lainnya, LG Electronics, dengan pangsa pasar 14,7 persen.

img_title Isu Palestina Masuk Agenda Besar, Anak Muda Masjid Siapkan Acara Internasional Libatkan 38 Negara

Ini adalah pertama kalinya sejak kuartal kedua 2017, Samsung menduduki puncak pasar ponsel pintar AS.

Penjualan yang solid dari smartphone kelas menengah dan "ramah kantong," bersama dengan peluncuran perangkat andalan, seperti Galaxy Note 20 dan Galaxy Z Fold 2, tampaknya meningkatkan kehadiran Samsung di AS.

img_title Semeru Masih Siaga, Getaran Banjir Lahar Berlangsung Hampir 4 Jam

Orang dalam industri mengatakan, terlambatnya peluncuran seri iPhone 12 kemungkinan juga membantu Samsung berkembang di AS.

Apple biasanya merilis iPhone baru pada bulan September, tetapi tahun ini, raksasa teknologi AS itu mulai menjual smartphone baru pada Oktober.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Samsung juga merajai pasar smartphone global pada kuartal ketiga tahun ini dengan pangsa 21,9 persen, mengalahkan perusahaan teknologi asal China Huawei dengan pangsa 14,1 persen dan Xiaomi dengan pangsa 12,7 persen.

Sementara, Apple memiliki pangsa 11,9 persen di pasar global pada kuartal ketiga 2020. (ant)

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffery Hendrik

Indonesia dan India Punya Aturan Tak Biasa soal Saham, Ini yang Diungkap BEI

BEI mengungkap Indonesia dan India jadi dua negara di dunia yang membuka informasi kepemilikan saham kepada publik untuk pemegang saham dengan porsi di atas 1 persen.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut