Huawei Lagi Diskusi sama Grab dan Gojek

Logo Huawei.
Sumber :
  • Instagram/@sadavi74

VIVA – Perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China telah memaksa seluruh perusahaan teknologi asal negeri Paman Sam itu tidak lagi memiliki hubungan kemitraan dengan Huawei, termasuk Google. Namun, kini Huawei tidak khawatir lagi, karena toko aplikasi Play Store milik Google Mobile Services (GMS) sudah tergantikan oleh appgallery">AppGallery.

img_title Ada Perangkat Asing di Akun Google? Waspadai Tanda HP Diakses Orang Lain Tanpa Izin

Deputy Country Head Huawei CBG Indonesia, Lo Khing Seng, menuturkan toko aplikasinya itu saat ini menjadi tiga besar di application marketplace. "Kami sudah memiliki 506 miliar aplikasi dan dua miliar pengembang. Semuanya secara global," ujarnya, melalui konferensi pers virtual, Selasa, 15 Desember 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Seng, Huawei tanpa Google menjadi tantangan tersendiri, terlebih konsumen sudah terbiasa dengan layanan raksasa teknologi AS pimpinan Sundar Pichai itu. Saat ini strategi mereka adalah memberikan banyak edukasi di pasar.

img_title Buat Pengguna Android Auto, Google Bakal Bawa Youtube dan Browser ke Head Unit Mobil

AppGallery merupakan salah satu layanan milik Huawei Mobile Services (HMS), yang kini memiliki lebih dari 100 top aplikasi lokal. Layanan AppGallery mirip dengan Google Play Store di mana pengguna bisa mengunduh dan memasang beragam aplikasi pada ponsel Huawei milik mereka.

Layanan ini juga boleh dibilang sebagai pengganti Google Play Store yang tidak hadir pada smartphone Huawei. Selain itu, Seng menyebut akan terus mengembangkan kerja sama dengan aplikasi top Indonesia untuk mempermudah penetrasinya ke pasar Tanah Air.

img_title Korsel Denda Google dan Apple Rp 866 Miliar

Ia mengaku memiliki aplikasi peta dan navigasi, Petal Maps, yang juga sudah diboyong ke Indonesia, sehingga nantinya pengembang akan lebih mudah menggunakannya serta memiliki pengalaman yang sama seperti saat menggunakan Google Maps.

"Saat ini kami sedang dalam penjajakan proses kerja sama dengan aplikasi transportasi online. Antara Grab dan Gojek. Kami belum bisa kasih kisi-kisi, tapi sudah ada angin segar. Dalam 2-3 bulan ke depan kita akan publikasi," jelas Seng.

Ilustrasi ijazah

7 Tools Digital untuk Mengecek Keaslian Dokumen, Bisa Bantu Periksa Ijazah hingga Sertifikat

Cek keaslian ijazah, sertifikat, dan dokumen PDF lewat tujuh tools digital resmi. Kenali fungsi portal pemerintah, QR code, serta validasi tanda tangan elektronik.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut