Akankah WhatsApp Ditinggal Penggunanya?

WhatsApp dan Facebook.
Sumber :
  • Kaspersky

Pada awal Januari, pengguna WhatsApp menerima pesan pop-up yang mengumumkan tentang pembaruan kebijakan privasi aplikasi tersebut. Setelah diamati lebih teliti ada pemberitahuan bahwa semua akun yang tidak menyetujui persyaratan baru pada batas waktu 8 Februari akan ditangguhkan atau dihapus.

img_title Terungkap! WNI yang Diduga Jadi Tentara Rusia Kirim Pesan WhatsApp ke Jubir Kemlu

Banyak kekhawatiran dan kebingungan pun mencuat. Pembaruan tersebut dianggap tidak jelas bagi banyak orang, dan kebijakan privasi yang direferensikan ke Facebook membuat pengguna khawatir bahwa konten pesan mereka akan dibagikan kepada raksasa media sosial itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Facebook mendapat banyak kritik akibat kebijakan privasi datanya yang dianggap buruk. Reaksi negatif dari pengguna tersebut mendorong WhatsApp untuk mengeluarkan klarifikasi dan menunda perubahan hingga pertengahan Mei mendatang.

img_title Daftar HP Android yang Enggak Diterima WhatsApp, iPhone Sebentar Lagi

Data adalah hal yang berharga di zaman kita

Meskipun ada penundaan tiga bulan, pembaruan yang dimaksudkan akan tetap sama. Perubahan diperlukan untuk memungkinkan pengguna mengirim pesan ke pelaku bisnis melalui WhatsApp, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

img_title Cek HP Android Kamu Sekarang kalau Tidak Mau Jadi 'Sampah'

Aturan baru ini mengklarifikasi bahwa komunikasi dengan sektor bisnis lewat WhatsApp mungkin dihosting di server Facebook. Ini "mungkin langkah pertama untuk menghasilkan uang dan mendapatkan keuntungan dari investasi luar biasa yang mereka lakukan pada tahun 2014 ketika Facebook membeli WhatsApp," kata Flepp dari Threema.

"Seperti yang kita semua tahu, data pengguna adalah hal yang berharga di zaman kita. Saya pikir sebenarnya itulah yang menjadi kontroversi saat ini," paparnya. Namun, perubahan tersebut tidak akan diterapkan secara global.

Perubahan untuk pengguna Eropa menghilangkan aturan detail yang diumumkan untuk wilayah lain. Rencana untuk mengaktifkan akun Facebook Pay agar pengguna dapat "membayar sesuatu di WhatsApp" tidak termasuk dalam aturan pembaruan Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hukum perlindungan data di Eropa termasuk yang terkuat di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas data Eropa mengambil tindakan yang semakin agresif terhadap raksasa perusahaan telekomunikasi.

"Di Eropa, orang harus menjelaskan dengan hati-hati apa yang sebenarnya akan dilakukan dengan data yang diberikan orang lain," kata Wiewiorowski, menjelaskan sebuah konsep yang dikenal sebagai "persetujuan yang diinformasikan.

Ilustrasi kolase HP Android, iPhone dan WhatsApp.

Satu Grup WhatsApp Bisa Menyimpan Ribuan File, Begini Cara Membersihkannya Tanpa Menghapus Seluruh Percakapan

Satu grup WhatsApp bisa menyimpan ribuan foto, video, dan dokumen yang memenuhi memori ponsel. Simak cara membersihkan file berukuran besar tanpa menghapus seluruh chat.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut