Niat Baik WhatsApp Bertepuk Sebelah Tangan

WhatsApp.
Sumber :
  • jaktosie.pl

VIVA – WhatsApp telah berkali-kali janji tidak akan membuka dan memberikan data pribadi pengguna ke Facebook. Hal ini berkaitan dengan kebijakan privasi barunya yang baru saja diterapkan pada 15 Mei kemarin. Akan tetapi, niat baik anak usaha Facebook itu sepertinya tidak ditanggapi sepenuhnya oleh pengguna.

img_title Satu Grup WhatsApp Bisa Menyimpan Ribuan File, Begini Cara Membersihkannya Tanpa Menghapus Seluruh Percakapan

Sebab, menurut laporan terbaru Sensor Tower menunjukkan beberapa fakta yang bisa membuat khawatir jika unduhan WhatsApp di seluruh dunia turun hingga 43 persen terhitung sejak Januari hingga April 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Oppo Ikut Rayakan Keberhasilan China di Mars

img_title WhatsApp Mulai Uji Fitur Pesan Terjadwal, Bisa Kirim Otomatis hingga Dua Minggu

Padahal, posisi WhatsApp sebagai aplikasi pesan instan nomor satu di dunia dengan lebih dari 2 miliar pengguna tidak pernah bergeser. Sensor Tower juga telah mempublikasikan data di mana Telegram dan Signal mengalami lonjakan unduhan sampai 1.200 persen hanya dalam empat bulan pertama tahun ini setelah pengumuman WhatsApp.

Signal misalnya, yang mengalami lonjakan pengguna hingga 1.192 persen menjadi 64,4 juta pada kuartal pertama tahun ini. Sementara secara YoY, jumlah unduhan Signal meningkat tajam hingga 5.001 persen menjadi 50,6 juta dari sebelumnya hanya 992 ribu pada tahun lalu.

img_title Fitur Browser Baru Ini Jadi Sorotan

Total unduhan Signal pada bulan lalu mencapai 2,8 juta atau naik sebesar 1,3 juta pada bulan yang sama pada tahun lalu. Adapun jumlah pengguna yang mengunduh Telegram meningkat hingga 98 persen YoY menjadi hampir 161 juta, seperti dilansir dari situs Digital Information World, Rabu, 19 Mei 2021.

Telegram juga mengalami peningkatan unduhan hingga 283 persen YoY menjadi 63,5 juta dari 16,6 juta. Meski begitu, Sensor Tower mengatakan kalau kedua aplikasi tersebut mengalami penurunan unduhan, tapi Signal dan Telegram masih mampu untuk menggoyang kedigdayaan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sensor Tower juga melaporkan WhatsApp bahkan mengalami penurunan unduhan selama pandemi COVID-19. Kebijakan privasi baru WhatsApp yang telah berlaku sejak 15 Mei 2021 membuat penggunanya di seluruh dunia protes. Hal ini langsung dimanfaatkan Telegram dan Signal dengan meluncurkan fitur privasi untuk mengalahkan WhatsApp.

Sebelumnya, Telegram mengunggah sebuah gambar di Twitter yang berhasil menyenggol WhatsApp. Secara harfiah Telegram menyebut WhatsApp sebagai sampah, menyertakan visualisasi dari tempat sampah dengan logo WhatsApp dan Facebook.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut