Xiaomi Bebas Tuduhan Alat Sensor

Logo Xiaomi.
Sumber :
  • www.android

VIVA – Pengawas bisnis Jerman mengungkapkan jika mereka tidak menemukan bukti alat sensor terhadap ponsel Xiaomi. Pada September 2021, Lithuania menuduh perusahaan teknologi asal China itu memiliki alat sensor di perangkat ponselnya.

img_title Korban Tewas Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-China Jadi 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

"Kami senang bahwa hasil penyelidikan yang dilakukan oleh German Federal Office for Information Security (BSI) yang diterbitkan kemarin mengonfirmasi komitmen kami untuk beroperasi secara transparan serta bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Privasi dan keamanan jadi prioritas utama kami," demikian keterangan resmi Xiaomi. Penyelidikan Jerman adalah buntut dari klaim Lithuania bahwa ponsel Xiaomi datang dengan alat sensor yang berdasarkan kode kunci.

img_title Sudah Enak Jualan Mobil di RI, Merek China Bakal Diminta Bangun Pabrik Sendiri

Klaim ini muncul sewaktu meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Saat itu dalam sebuah pernyataan Xiaomi membantah pernah melakukannya tetapi tidak menyangkal memiliki kemampuan untuk melakukannya, melansir dari laman Android Authority, Selasa, 18 Januari 2022.

"Perangkat Xiaomi tidak menyensor komunikasi antar pengguna. Xiaomi tidak pernah dan tidak akan pernah membatasi atau memblokir perilaku pribadi pengguna ponsel pintar seperti mencari, menelepon, menjelajah web, atau penggunaan perangkat lunak komunikasi pihak ketiga," tegas Xiaomi.

img_title China Disebut Batasi Informasi Banjir Bandang di Tibet, Ratusan Orang Masih Hilang

Laporan Lithuania menyebut bahwa beberapa aplikasi pra-instal di Xiaomi Mi 10T, termasuk Mi Browser, terkadang menerima daftar kata kunci yang diblokir dari pabrikan.

Kata kunci yang menyinggung berhubungan dengan kemerdekaan Taiwan, membebaskan Tibet, dan masih banyak lagi. Perangkat dapat memblokir konten berdasarkan dari kata kunci ini.

Kelompok pengawas Jerman yang disewa untuk menyelidiki masalah tersebut telah menutup kasus itu. Kelompok itu tidak menemukan bukti alat sensor Xiaomi di dalam perangkatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sepenuhnya menghormati dan melindungi hak hukum semua pengguna. Kami mematuhi General Data Protection Regulatiom (GDPR) Uni Eropa," jelas Xiaomi.

SPKLU mobil listrik di China

China Pangkas Insentif Mobil Listrik

Industri kendaraan listrik China mulai memasuki fase baru setelah pemerintah mengurangi sejumlah insentif yang selama bertahun-tahun membantu penjualan.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut