Samsung Berhasil Kalahkan Apple

Apple Vs Samsung.
Apple Vs Samsung.
Sumber :
  • iPhone in Canada Blog

VIVA Tekno –  Pertarungan antara Samsung dan Apple dalam menguasai pangsa pasar smartphone dunia telah lama berlangsung. Dikabarkan pada  pengiriman kuartal pertama tahun ini, Samsung telah berhasil mengalahkan Apple.

Hal ini diungkapkan oleh laporan terbaru dari Bankless Times dengan mengusung data yang terdiri dari eksplorasi vendor yang berbeda dan pangsa pengiriman pasar global yang dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, Samsung mampu menduduki posisi pertama sebagai produsen smartphone dengan pangsa pasar global terbesar di dunia hingga mencapai 23,4 persen yang diikuti oleh Apple pada posisi kedua dengan angka 18 persen.

Xiaomi pada posisi ketiga dengan 12,7 persen, dan disusul oleh OPPO dan Vivo pada posisi keempat dan kelima, seperti dikutip dari situs Androidcentral, Senin, 11 Juli 2022.

Diprediksi, angka pengiriman Samsung pada kuartal pertama tahun ini mencapai angka 73,6 juta unit. Sementara, pengiriman Apple masih bertengger pada angka 56 juta pengiriman.

Artinya, pengiriman Samsung pada kuartal pertama tahun 2022 lebih banyak kurang lebih 17 juta dibandingkan dengan Apple. 

Meskipun masih kalah dari Samsung, akan tetapi, laporan ini juga mengatakan, pengiriman Apple jusru mengalami peningkatan sebanyak 2.2 persen jika dibandingkan dengan angka pengiriman Year on Year (YoY) dan Apple merupakan satu-satunya produsen smartphone yang menunjukkan tren pertumbuhan yang positif pada kuartal pertama tahun ini.

Mengingat, Xiaomi yang menduduki posisi ketiga dengan mengantongi sebanyak 39.9 juta unit pengiriman mengalami penurunan sebesar 18 persen pangsa pasar, dan begitupula dengan hal yang terjadi pada OPPO dan Vivo yang duduk pada posisi keempat dan kelima.

Dalam lanskap yang lebih luas, laporan ini juga menunjukkan penurunan dalam pengiriman pasar global smartphone pada kuartal pertama 2022 yang hampir mencapai angka 8,9 persen yang sekaligus juga menjadi meneruskan tren penurunan pengiriman smartphone ini mencapai tiga kuartal secara berturut-turut dan diprediksi penurunan permintaan smartphone secara global ini tidak terlepas dari permasalahan rantai pasok komponen ponsel yang tengah melanda, inflasi global, dan perang Rusia-Ukraina yang tengah berkecamuk hari ini.