Ponsel China Berhasil Tumbangkan Samsung dan Apple

Ponsel China.
Sumber :
  • Freepik

VIVA Tekno – Menurut Kommersant mengutip data dari laporan oleh MTS, ponsel merek China saat ini tengah memimpin pasar smartphone Rusia pada Juli 2022.

img_title Ekonomi China Tumbuh di Bawah Target pada Kuartal III 2026, Apa Penyebabnya?

Dimana, Xiaomi memegang 42 persen pangsa pasar. Sedangkan, untuk Realme dan Tecno termasuk di antara lima besar, selain Samsung dan Apple, mengutip dari situs Gizmochina, Selasa, 16 Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun Xiaomi memiliki pangsa pasar yang besar, namun hingga saat ini, justru Realme-lah yang berhasil mencatatkan pertumbuhan tertinggi diantara brand-brand lainnya.

img_title iOS 27.2 RC Resmi Hadir, Apple Fokus Tingkatkan Baterai dan Performa Hp

Adapun, merek Cina ini berhasil mengungguli Samsung dan Apple dalam hal penjualan untuk merebut posisi kedua dengan pangsa pasar yang meningkat dari 13,4 persen di bulan Juni menjadi 17 persen di bulan Juli.

Bahkan, Tecno berhasil menyalip Apple dengan pangsa pasar 0,5 persen dengan menduduki posisi keempat dengan pangsa 7,5 persen.

img_title Terungkap Benda Langit Misterius di Kebun Sawit, BRIN Konfirmasi Teknologi Roket China

Sementara, Apple hanya dengan pangsa 7 persen. Sementara raksasa asal Korea Selatan, Samsung berada di posisi ketiga dengan pangsa 8,5 persen.

Padahal, satu bulan sebelumya, tepatnya pada bulan Juni 2022 lalu, Apple dan Samsung memiliki pangsa pasar masing-masing sebesar 9,7 persen dan 10,9 persen di Rusia.

Beralih terkait pendapatan, maka Xiaomi bahkan yang pertama dalam hal ini dengan pangsa mencapai 35 persen.

Sementara Apple berada di urutan kedua dengan pangsa 25 persen dan diikuti oleh Realme 12,5 persen, Samsung dengan 11 persen, dan Tecno dengan pangsa 4 persen.

Adapun, penurunan penjualan oleh Samsung dan Apple di Rusia ini diprediksi disebabkan karena kurangnya pasokan resmi dan impor paralel yang langka.

Terlebih, kedua raksasa ini menarik diri dari negara itu awal tahun ini karena perang dengan Ukraina. Sehingga, persediaan mereka saat ini 80-90 persen lebih sedikit dari sebelum perang.

Selain itu, penurunan Apple juga dikaitkan dengan runtuhnya ekosistemnya di wilayah tersebut dengan tidak tersedianya Apple Pay.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dalam, diprediksi pada akhir 2022, penjualan gabungan Apple dan Samsung bisa turun 10 persen di Rusia jika impor paralel tidak mendapatkan momentum.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mendatangi kantor operasional perjudian online

Bareskrim Bongkar Judol Berkedok Spin Game, 4 WN China Ditangkap

Dittipidsiber Bareskrim Polri membongkar dugaan praktik perjudian online melalui situs Boxkia.com. Empat warga China jadi tersangka dalam kasus tersebut.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut