Jejeran 'Search Engine' Pengganti Google, Nomor 5 Ramah Keluarga

Ilustrasi Google.
Sumber :
  • VIVA/Misrohatun Hasanah

VIVA Tekno – Google diketahui menjadi mesin pencari atau search engine terbesar di dunia. Meski begitu, ada kompetitor yang ingin 'mengganggu' dominasi Google. Berdasarkan data yang dikelola VIVA Tekno, berikut lima mesin pencari pengganti Google yang layak dipertimbangkan:

img_title Google Tidak Berkutik di Rusia

1. Bing: Tampilan visual yang menarik dengan fitur seperti gambar latar belakang yang berubah setiap hari. Integrasi dengan layanan Microsoft lainnya seperti Office dan Outlook.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Ecosia: Digerakkan oleh misi sosial untuk menanam pohon. Menggunakan sebagian besar keuntungannya untuk mendukung proyek penanaman pohon di seluruh dunia. Hasil pencarian yang akurat dan relevan, didukung oleh Bing.

img_title HP Sering Penuh dan Lambat? Ini 5 Aplikasi yang Bisa Membantu Mengelola Penyimpanan dengan Lebih Efisien

3. Startpage: Perhatian pada privasi dengan menggunakan hasil pencarian Google secara anonim. Tidak menyimpan IP address atau informasi pribadi Anda. Menyediakan fitur proxy untuk menyembunyikan identitas Anda dari situs yang Anda kunjungi.

4. DuckDuckGo: Prioritaskan privasi dengan tidak mengumpulkan atau menyimpan data pribadi pencarian Anda. Tampilan antarmuka sederhana dan bersih. Hasil pencarian yang akurat dan relevan, menggunakan berbagai sumber untuk memberikan informasi yang komprehensif.

img_title Google Pixel 11 Pro XL vs iPhone 18 Pro Max, Mana yang Lebih Layak Dibeli Akhir Tahun Ini?

5. Swisscows: Mesin pencari yang aman dan ramah keluarga. Memfilter konten yang tidak pantas secara otomatis. Server berbasis di Swiss, dikenal dengan undang-undang privasi yang ketat.

Natalie Harp dan Presiden AS Donald Trump.

Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

Apple dan Google telah mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika di aplikasi layanan peta mereka, setelah perintah dari Presiden AS Donald Trump.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut