Apple Kirim Peringatan ke 92 Negara

Apple.
Sumber :
  • Apple.com

VIVA Tekno – Apple mengirimkan peringatan mengenai ancaman serangan mercenary spyware kepada penggunanya di 92 negara.

img_title Sudah Pakai iPhone 15 atau 16 Pro? Ini yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Lompat ke iPhone 18 Pro

Mengutip situs Tech Crunch, Jumat, 12 April 2024, peringatan tersebut disebarkan pada 10 April, namun, mereka tidak mengungkapkan identitas penyerang maupun negara asal pengguna yang mendapatkan pemberitahuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mendeteksi bahwa Anda sedang ditarget oleh serangan mercenary spyware yang mencoba untuk menyusupi iPhone yang terkait dengan ID Apple xxx dari jarak jauh," tulis Apple kepada pengguna yang mendapatkan peringatan tersebut.

img_title 5 HP Lipat yang Makin Panas Bersaing pada 2026, Terbaru Ada iPhone Duo

"Serangan ini kemungkinan menargetkan Anda secara spesifik karena siapa Anda dan apa yang Anda lakukan. Meskipun kepastian mutlak tidak mungkin dicapai saat mendeteksi serangan itu, Apple sangat yakin dengan peringatan ini. Mohon tanggapi dengan serius," lanjut peringatan Apple.

Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) itu mengirimkan pemberitahuan serupa beberapa kali dalam setahun dan telah mengingatkan pengguna mengenai ancaman serangan siber tersebut di lebih dari 150 negara sejak 2021.

img_title iPhone 18 Pro dan Pro Max Bawa A20 Pro, Seberapa Besar Pengaruhnya untuk Pemakaian Bertahun-tahun?

Peringatan serangan spyware muncul ketika banyak negara sedang mempersiapkan pemilihan umum (pemilu). Dalam beberapa bulan terakhir, banyak perusahaan teknologi yang waspada mengenai meningkatkan upaya manipulasi hasil pemilu yang disponsori oleh negara.

Sebelumnya, serangan tersebut dianggap disponsori oleh negara akan tetapi label tersebut diubah menjadi serangan spyware oleh tentara bayaran.

"Serangan mercenary spyware seperti menggunakan Pegasus dari NSO Group, jarang terjadi dan lebih canggih dibandingkan aktivitas kejahatan siber biasa atau malware pelanggan," tulis Apple.

Mereka juga mengatakan dalam mendeteksi ancaman serangan siber bergantung kepada informasi intelijen internal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meskipun investigasi kami tidak pernah mencapai kepastian absolut, pemberitahuan ancaman Apple memiliki tingkat keyakinan tinggi di mana pengguna telah ditarget secara individu oleh serangan mercenary spyware dan harus menanggapi hal ini dengan sangat serius," kata Apple, menambahkan.

YouTuber IShowSpeed memegang iPhone Duo ditemani CEO Apple John Ternus.

iPhone Duo, Taruhan Besar John Ternus

Apple resmi masuk ke pasar ponsel lipat lewat iPhone Duo. Langkah berani ini juga menjadi panggung pertama sekaligus pertaruhan besar bagi John Ternus sebagai CEO Apple.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut