Google Diprediksi Tinggalkan Brand Android

Sistem Operasi Android
Sumber :
  • 2android-phone.com

VIVAnews - Selama ini, sistem operasi Android menjadi andalan Google dalam mendominasi pasar smartphone. Namun, ada analisis di Bussiness Insider yang mengatakan Google akan meninggalkan brand Android, yang dianggap kurang menarik.

img_title Produk yang Berdampak Positif ke Kehidupan & Kepercayaan Konsumen Jadi Kunci Panasonic Bertahan di Industri

Indikasi ini terlihat saat Google mengubah nama "Android Market" menjadi "Google Play". Walau belum terlihat perubahan signifikan di AppStore ala Android ini, namun perubahan dilakukan untuk menyatukan segala bentuk konten, dari film, aplikasi, musik, dan ebook, dalam satu fitur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat Google mengubah nama "Android Market", CNet menilai pergeseran branding ini mengejutkan. Karena selama ini Google menghabiskan banyak sumber daya dan energi untuk membangun brand Android. Selain itu, butuh waktu bagi Google untuk rebranding Google Play.

img_title 15 Game Gratis Android Terbaru 2026, Ada yang Cocok Dimainkan Singkat hingga Berjam-jam

CNet juga melansir, walau Android terbilang sukses sebagai sebuah platform, Android Market berjuang keras untuk menyaingi pendapatan Apple AppStore. Sejak diluncurkan pada Oktober 2008, pendapatan Android Market selalu di belakang Apple App Store.  

Analisis Charlie Kindel pun menyebut, Android akan menjadi platform semacam "bumbu dan bahan dasar" sendiri, sedangkan Google akan tampil dalam nama lain. "Google pun akan mulai menjauhkan diri dari brand Android sepenuhnya," tulis Kindel di Bussiness Insider.

img_title Sering Membawa Laptop ke Kantor dan Bertemu Klien? Ini 5 Cara Menghemat Baterai Tanpa Mengorbankan Produktivitas

Charlie Kindel juga menyebut, selama ini Android terlanjur menjadi sebuah platform yang terlalu terbuka, sehingga Google tidak bisa mengendalikan brand Android. Untuk bersaing dalam menciptakan suatu pengalaman baru di suatu produk, Google pun mesti menyiapkan brand baru.

Luncurkan Tablet

Apalagi, baru-baru ini terdengar lagi rencana Google untuk meluncurkan tablet dengan merek "Google". Untuk bisa bersaing dan mengalahkan dominasi iPad di pasar tablet, Google pun harus bisa mengendalikan brand-nya sendiri.

Google pun harus mendorong brand-nya sendiri mulai sekarang. Ini sudah dirintis Google, yang mendorong brand Play, dan menekankan perubahan ini kepada para pengembang aplikasi Android yang ingin menaruh aplikasinya di Google Play.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Charlie Kindel pun menyebut ada brand lain yang bisa dikembangkan Google: Nexus. Saat ini brand Nexus sudah digunakan dalam produk Galaxy Nexus, smartphone berbasis Android yang dikembangkan Google bersama Samsung.

"Nexus merupakan Android Play 'murni' yang dimiliki Google. Ide ponsel ini adalah pengalaman pengguna yang lebih terasa, hardware yang lebih konsisten, OS terbaru dengan kebijakan upgrade yang konsisten, serta layanan Google yang juga konsisten," ucap Kindel. (ren)

Vape Tanpa Nikotin

Industri Vape Makin Pesat, Literasi soal Produk Tembakau Alternatif Dinilai Perlu Ditingkatkan

Produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik (vape), dan kantong nikotin, memiliki karakteristik dan cara kerja yang berbeda-beda.

img_title
VIVA.co.id
13 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut