Samsung Klaim S6 Aman Lindungi Privasi Pengguna

Mobile World Congress di Barcelona
Mobile World Congress di Barcelona
Sumber :
  • REUTERS/Gustau Nacarino

VIVA.co.id - Selain menonjolkan desain dan terobosan teknologi, Samsung juga menghadirkan fitur keamanan untuk membuat nyaman penggunanya dengan Samsung Knox. Selain itu, Samsung berupaya membuat tampilan S6 lebih sederhana, dengan membuang fitur yang tidak berarti.

"Samsung Knox melindungi komunikasi baik email, gambar, dan data-data pada ponsel. Ini bagus untuk kalangan pebisnis," ujar Vebbyna Kaunang, Marketing Director IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia dalam peluncuran produknya, di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu 29 April 2015.

Disebutkan, untuk fitur keamanan, itu merupakan komitmen perusahaan agar membuat beda dengan ponsel high end lainnya. Dikatakannya, sistem keamanan Knox melindungi pengguna dari ancaman virus maupun hacker.

Vebby menambahkan, fitur Samsung Knox memang diatur khusus untuk pengguna kalangan bisnis yang memang sangat ingin aman dari gangguan atau ancaman tersebut.

Guna membuat nyaman pengguna dalam pengambilan momen tertentu, Samsung menyematkan fitur Quick Launch dan Tracking Auto Focus. Fitur pertama memungkinkan pengguna bisa mengambil gambar dengan cepat, hanya 0,7 detik dengan menekan tombol kamera.

Sementara itu, fitur kedua memungkinkan pengguna bisa memilih objek fokus dan selanjutnya secafa otomatis fokus kamera akan mengikuti objek yang bergerak.

Sebagai pemacu kinerja, dua Galaxy S6 disematkan prosesor yang hemat energi, yaitu prosesor 14 nanometer dengan platform 64-bit Octacore dengan kecepatan Quad 2,1 Ghz dan Quad 1,5 Ghz. Dapur pacu itu dipadu dengan RAM 3 GB LPDDR4 dan UFS 2.0 flash memory baru.

Tampilan lebih sederhana
Dari sisi interior, yaitu antarmuka, Samsung mengusung penyederhanaan. Tujuan penyederhanaan ini agar membuat pengguna makin nyaman. Antarmuka pada seri Galaxy S6 didesain dengan visualisasi berbeda, lebih cerah, dan sederhana. Pengguna tinggal menyesuaikan dengan keinginannya.

"Kami buang beberapa ikon yang tak jelas, agar lebih simpel. Notifikasi kurang penting kami buang, sehingga pengguna tak susah lagi dalam mencari fitur yang diinginkan," ujaf Flegon Koen, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.

Kode warna juga bisa digunakan pengguna untuk membantu mengelola komunikasi dan notifikasi pada Galaxy S6. Flegon mengatakan, kode warna itu bisa diterapkan untuk menandai beberapa kontak penting bagi pengguna.

Masing-masing kontak bisa diberikan warna khusus, sehingga pengguna bisa langsung mengetahui siapa dan notifikasi apa yang masuk pada ponsel. Kode warna ini memudahkan pengguna terutama di saat sedang rapat.

Menariknya, untuk memberitahukan atau menghiraukan panggilan saat pengguna tengah sibuk tak perlu repot mengirim pesan atau memencet tombol ignore. Pengguna cukup memanfaatkan sensor biometrik pemindai sidik jari untuk memproses komunikasi tersebut. Penyederhanaan juga membuat Galaxy S6 membuang fitur scrolling.

Samsung Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge mulai tersedia 8 Mei untuk Jakarta dan Medan, dan tersedia secara nasional mulai 11 Mei. Untuk banderol Samsung Galaxy S6 yaitu Rp9,49 juta (32 GB) dan Galaxy S6 Edge Rp12,49 juta (64 GB) (art)