Pengemudi Taksi Online Demo, Ini Imbauan Grab

Suasana kantor Grab di Singapura.
Sumber :
  • REUTERS/Edgar Su

VIVA – Pengemudi taksi online seperti Gojek, Grab dan Uber, melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka dan Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin, 29 Januari 2018.

img_title Grab Buka Suara Soal Rumor Hengkang dari Indonesia

Mereka berunjuk rasa menolak Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Umum Tidak Dalam Trayek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan pihaknya sudah memberi imbauan kepada para pengemudi melalui fitur notifikasi di aplikasi mereka masing-masing.

img_title Menjelang Idul Adha, Grab Indonesia Umumkan 100 Mitra Pengemudi Pemenang Program BERKAH

"Kami mengimbau kepada mitra agar tetap menjalankan pelayanan terhadap pelanggan seperti biasa. Segala perkembangan situasi kita jaga bersama dalam suasana kondusif," ungkapnya kepada VIVA, Senin, 29 Januari 2018.

Ia juga mengatakan, berkaitan dengan Permenhub 108/2017 yang menjadi payung hukum transportasi online, Grab dalam upaya berdiskusi dengan Kementerian Perhubungan, yang mewakili pemerintah.

img_title Pemerintah Tinjau Ulang Struktur Tarif Ojek Online, Grab Indonesia Buka Suara

"Kami sudah menyampaikan langsung kepada Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi) beberapa kesulitan teknis yang ditemui para Mitra Grab di lapangan. Pemerintah menanggapi positif dan setuju membantu kami untuk mencari solusi," paparnya. (ase)

Mitra Pengemudi Ojek Online (ojol)

Tarif Potongan Ojek Online Kini 8 Persen, Driver Mengaku Pendapatan Tak Berubah

Potongan aplikasi Grab dan Gojek resmi turun menjadi 8 persen mulai 1 Juli 2026. Namun, sejumlah driver mengaku pendapatan yang diterima masih relatif sama.

img_title
VIVA.co.id
3 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut