Wanita-wanita yang Sukses Kembangkan Industri Digital

Women in e-Commerce
Sumber :
  • Viva.co.id/ Misrohatun

VIVA – Jakarta E-commerce Night Vol 3 yang diadakan di kuartal kedua tahun 2018 menghadirkan sesuatu yang berbeda. Di tengah dominasi laki-laki pada industri digital, acara tersebut mengundang sederetan wanita yang mempunyai andil di dunia startup. Bekerjasama dengan Priceza Indonesia, acara tersebut ingin memperkenalkan peran perempuan dibalik industri tersebut.

Kemnaker Berkomitmen Terus Tingkatkan Kinerja Layanan Publik Balai Besar K3 Jakarta

Corporate Marketing Management Ninjavan yang mewakili komite E-Commerce Night Jakarta menyebut, dunia perlu tahu bahwa dibalik kesuksesan industri digital terdapat peran perempuan yang menonjol. Selain 'dimanfaatkan' untuk bisnis, wanita dianggap bisa meningkatkan pendapatan atau mempertahankan retensi mereka. 

"Kita bisa lihat sekarang, banyak perempuan yang sudah menempati posisi di tingkat atas manajemen. Mereka memegang posisi penting," ujarnya dalam acara Jakarta E-Commerce Night Vol 3, di Jakarta.

7 Destinasi Lokasi Syuting Film dengan Budget Besar yang Wajib Dikunjungi di Dunia

Co-Founder and VP Sales Priceza Indonesia, Reni minarti. Dia telah berkontribusi mengatasi tantangan Priceza menjadi pemimpin salah satu perusahaan afiliasi di Indonesia. Priceza Indonesia telah membantu konsumen dalam membandingkan harga produk. 

Ada juga General Manager Head of CX and Martech Ogilvy Indonesia, Yuliani Setiadi, yang berupaya menghadirkan seni inovasi pemasaran yang berbeda. Lalu, Vice President Public Affairs Gojek, Siti Astrid Kusumawardhani yang menyebut 30 persen karyawan Gojek adalah wanita. 

Dharma Polimetal Tebar Dividen 2023 Rp 171,29 Miliar, 28 Persen dari Laba Bersih

Terakhir adalah Co-Founder Asmaraku.com, Grace Natalia, yang mendirikan sebuah portal romantis di Indonesia. Asmaraku.com menjadi salah satu ecommerce yang menjual barang-barang 'tabu' dengan segala sisi uniknya. 

Diskusi yang dihadiri 100 peserta ini diharapkan dapat memberi wawasan di dunia teknologi. Di mana peserta bisa mendapat ide baru, strategi, inspirasi, serta bagaimana prakteknya nanti.

dr. Roy Panusuan Sibarani, Chief Officer dari Diabetes Initiative Indonesia

783 Juta Orang Akan Menderita Diabetes Tahun 2045

Federasi Diabetes Internasional memperkirakan bahwa 783 juta orang di seluruh dunia akan hidup dengan diabetes pada tahun 2045.

img_title
VIVA.co.id
25 April 2024