Go Pertamina, Isi Bensin Praktis Zaman Now

Runner (kedua kanan) melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) untuk layanan Go Pertamina pada aplikasi GO-LIFE di Jakarta, 27 Oktober 2018.
Sumber :
  • VIVA/Dhana Kencana

Runner melakukan pengantaran bahan bakar minyak (BBM) untuk pesanan layanan Go Pertamina pada aplikasi GO-LIFE di Jakarta, 27 Oktober 2018.

img_title Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Mitra Jepang

Setelah konsumen memilih jenis BBM dan jumlah takaran yang diinginkan, maka aplikasi secara otomatis akan mencari runner (pengantar) yang ada di SPBU terdekat di sekitar lokasi untuk melakukan pengantaran. Jarak jangkauan pengantaran adalah radius 10 kilometer dari SPBU. Pengantaran langsung dilakukan sesuai estimasi waktu sekitar 30 menit, mulai dari persiapan hingga penyiapan BBM agar aman untuk dilakukan pengantaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berbeda dengan yang lainnya (driver online). Sebelumnya saya mengikuti pelatihan khusus untuk menjadi runner. Kalau suka dukanya insya allah tidak ada. Karena ini masih baru, sudah banyak yang mengapresiasi dan pesan. Rata-rata pesannya 10 liter,” ujar Runner Go Pertamina, Dian Septiadi (30) saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta, 27 Oktober 2018.

img_title Libatkan Operator SPBU, Sindikat Penimbun BBM Pertalite di Bali Raup Omzet Rp75 Juta per Bulan

Runner Go Pertamina membawa BBM yang akan diantarkan di SPBU Cikini, Jakarta, 27 Oktober 2018.

Runner Go Pertamina diseleksi secara khusus oleh PT Pertamina (Persero) dan bekerja profesional. Mereka diwajibakan mengikuti pelatihan sesuai standar kualitas dan keamanan HSE (Health, Safety, Environtment) PT Pertamina (Persero).

img_title Strategi Pertamina Jaga Ketersediaan BBM: Tambah Pasokan hingga Jam Operasional SPBU

Dalam praktiknya, BBM yang diantar menggunakan alat penampung kkhusus yang aman, dengan takaran yang pas, terjamin keasliannya. Setiap kendaraan runenr juga dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR).

“Kami menyebutnya tidak driver seperti pada umumnya layanan online, kami menyebutnya runner, karena ingin layanan Go Pertamina bisa dilakukan secara tepat hingga cepat sampai di tujuan, dengan aman dan bisa digunakan pelanggan,” terang Marketing Development PT Pertamina (Persero), Gusti Anggara, 24 Oktober 2018.

Runner (kedua kanan) melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) untuk layanan Go Pertamina pada aplikasi GO-LIFE di Jakarta, 27 Oktober 2018.

Diapresisasi Masyarakat

Kesuksesan program Satgas BBM Pertamina dalam melayani para pemudik di Pantura saat Lebaran Idul Fitri 2017 dan 2018 menjadi titik balik munculnya layanan ini.

Kini, layanan Go Pertamina baru bisa dinikmati di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, mulai pukul 08.00-20.00 WIB setiap harinya. Lalu, pemesanan Go Pertamina saat ini belum bisa menerima pembayaran non tunai (GO-PAY) dan melayani untuk di jalan tol, basement atau area tertutup lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara umum, para pelanggan cukup hanya membayar nominal uang BBM yang dibeli, tanpa harus membayar biaya pengantaran.

Tidak sedikit masyarakat yang menikmati manfaat dari layanan Go Pertamina ini. Lewat sosial media, mereka mengaku menerima banyak manfaat. Selain itu, beberapa warga yang ditemui VIVA ikut memuji terobosan PT Pertamina (Persero) itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut