Aturan Driver Ojol Kerja Sehari 8 Jam, Begini Komentar Gojek

Media Launching Gojek dan IM3 Ooredoo
Sumber :
  • Dok. VIVA/ Novina Putri Bestari

VIVA – Terkait rancangan peraturan yang akan membatasi waktu beroperasi pengemudi ojek online, pihak Gojek belum mau berkomentar banyak.

img_title Menhub Dudy Dorong Aplikator Layanan Ride Hailing Terus Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Driver

Menurut Vice President Corporate Affairs Gojek, Michael Say, kurang bijak jika mengomentari aturan yang belum final itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya secara detail belum lihat isi RPM (Rancangan Peraturan Menteri) itu sendiri. Cuman kalau terkait dengan dibatasi 8 jam dan lain-lain, jujur saya belum bisa banyak komen. Kalau saya komen sekarang jadi kayak mengira-ngira yang belum terjadi juga. Mendingan kalau nanti sudah final," kata dia di Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019.

img_title Tarif Potongan Ojek Online Kini 8 Persen, Driver Mengaku Pendapatan Tak Berubah

Dia sendiri mengaku bahwa Gojek sudah memberikan masukan kepada pemerintah, bahkan sejak awal proses pembuatan Permen tentang Ojek Online mulai dibuat.

Namun Michael juga enggan mengatakan lebih detail tentang masukkan pihaknya pada pemerintah.

img_title Gojek Berlakukan Biaya Pembatalan GoCar Rp3.000, Simak Aturan Lengkapnya

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan membuat peraturan akan membatasi jam kerja pengemudi ojek online maksimal 8 jam sehari. Mereka beralasan aturan tersebut dibuat untuk keselamatan. Hingga kini, aturan itu sedang dalam tahap uji publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, mengenai peraturan tentang tarif, Michael menegaskan bahwa ada tiga hal yang menjadi fokus pihaknya dalam beroperasi, yakni kesejahteraan mitra, konsumen, dan keberlangsungan ekosistem itu sendiri.

"Mungkin saya enggak bisa komen banyak terkait dengan wacana kenaikan tarif. Karena hal itu masih jadi rancangan juga. Tapi harapan saya ke depannya pemerintah dalam merumuskan peraturan yang baru ini bisa lebih partisipatif dan objektif lah dalam menentukan tarif ke depan. Jadi memperhatikan ketiga aspek ini," ujar Michael. (ann)

Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Bobby Rasyidin

Perkuat Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota Bogor, PT KAI Gandeng Pemkot Bogor serta Gojek & Gopay

PT KAI menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan ekosistem transportasi terintegrasi di Kota Bogor, bersama Pemkot Bogor, Gojek, dan Gopay.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut