Menkominfo: Kita Doakan Gojek jadi Decacorn

Logo Gojek
Sumber :
  • Instagram/@gojek.tech

VIVA – Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara belum mau banyak bicara mengenai kabar Gojek menjadi decacorn. Decacorn merupakan julukan bagi perusahaan rintisan yang valuasinya mencapai US$10 miliar atau 10 kali lipat dari valuasi startup unicorn. Saat Gojek sedang membangun level menjadi decacorn, pesaing mereka, Grab, telah mengumumkan menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara. 

img_title Transformasi IT Berbasis AI Jadi Solusi Perusahaan RI Menuju Autonomous Enterprise

"Tunggu saja dari Gojek. Kita doakan," kata Rudiantara di Rakernas Asosiasi Media Siber Indonesia di Jakarta, Jumat 1 Maret 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan, pemerintah menargetkan ada lima unicorn di Indonesia. Akan ada satu tambahan startup unicorn lagi yang menyusul Gojek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak. 

img_title Kepala Bakom Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik dan Masukan Masyarakat

Selain tambahan satu startup unicorn, Rudiantara mengatakan, kemungkinan juga akan lahir startup decacorn asal Indonesia. 

"Dan bonusnya dari unicorn yang ada empat ini, dua mempunyai potensi jadi decacorn. Itu jadi bonus," ujarnya. 

img_title BNPB Ungkap Kondisi Terkini Karhutla, Kalteng Jadi Wilayah Paling Parah! 321 Hektare Masih Terbakar

Kabar Gojek menjadi decacorn sudah berhembus sejak beberapa waktu lalu. Apalagi sejak startup anak bangsa itu mengumumkan pendanaan pertama putaran seri F yang bernilai US$1 miliar. Pendanaan itu dipimpin sejumlah perusahaan yaitu Google, JD.com, Tencent, Mitsubishi Corporation dan Provident Capital. 

Dengan masuknya dana tersebut, valuasi Gojek dikabarkan mencapai US$8 miliar hingga US$10 miliar. Seiring dengan perkembangan perusahaan, Gojek melalui GET secara resmi mengaspal di Bangkok pada Rabu 27 Februari 2019. Sebelumnya Gojek sudah merilis fase beta dari GET sejak Desember tahun lalu. (dhi)

Ratusan mahasiswa melakukan unjuk rasa terkait Karhutla di Kalimantan Barat

7 Tuntutan BEM SI Kalbar Terkait Karhutla: Minta Perusahaan Bertanggung Jawab hingga Penetapan Bencana Nasional

Dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian serius. Pemerintah perlu memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan layanan kesehatan

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut