'Perang Total' Gojek dan Grab di Singapura
- YouTube
VIVA – Dua aplikasi transportasi online di Asia Tenggara, Gojek dan Grab, terus melanjutkan perang bisnis mereka. Kali ini, Singapura menjadi 'medan pertempuran' layanan ride-hailing tersebut.
Gojek misalnya. Mereka sukses menggandeng operator telekomunikasi SingTel setelah empat bulan mengaspal di Singapura. Gojek memberikan diskon paket berlangganan ponsel dan fasilitas data kepada para mitra pengemudi atau driver-nya.
General Manager Gojek Singapura, Lien Choong Luen menuturkan, layanan ini merupakan layanan tambahan yang termasuk ke dalam paket manfaat bagi para driver yang telah diluncurkan pada awal bulan ini.
Paket manfaat ini terdiri dari diskon harga bahan bakar, asuransi dan layanan telekonsultansi medis. Meski sudah diluncurkan 1 April lalu, namun program ini akan berlaku bagi semua driver yang telah memenuhi syarat pada Juni 2019.
"Diskon terbaru dari Singtel untuk driver ini adalah bagian dari rencana Gojek untuk menyempurnakan layanan ride-hailing di sini sebelum kami meluncurkan layanan-layanan yang lainnya," ungkap Lien, seperti dikutip dari Today Online, Rabu, 24 April 2019.
![]()
Meski begitu, ia mengaku bahwa layanan ini bukanlah bagian dari rencana aplikasi super (super apps). Lien menyebut akan fokus pada standard layanan tepat waktu dan peningkatan kualitas.
Kepala Eksekutif Konsumen Singtel, Yuen Kuan Moon mengaku, di bawah kemitraannya, driver bisa berlangganan satu dari lima paket kombo untuk mendapatkan layanan paket data.
Paket tersebut dihargai mulai dari S$30 (Rp307 ribu) hingga S$240 (Rp2,46 juta). Syaratnya, driver harus menunjukkan kartu identitas dan aplikasi di ponsel mereka untuk mendaftar.
"Paket layanan ini bisa menghemat antara S$10 (Rp102 ribu) dan S$20 (Rp205 ribu) per bulannya," jelas Moon.
Grab pun tidak mau kalah. Mereka meluncurkan fitur baru pemesanan tiket hiburan, BookMyShow, hotel Agoda dan Booking.com serta layanan streaming video on-demand Hooq ke ekosistem aplikasi super atau super apps.
Group Head of Product and Design Grab Singapura, Jerald Singh, mengaku juga memperkenalkan layanan perencanaan angkutan umum terintegrasi di aplikasinya. Layanan ini akan diluncurkan secara progresif, dan akan tersedia bagi seluruh pengguna di Singapura pada Juni 2019.