Memilih Fintech yang Terpercaya, Perhatikan 5 Hal ini

Penyedia jasa tukar uang menata lembaran mata uang dolar AS di Taman Topi, Bogor, Jawa Barat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Review positif
Isu, masalah, atau kasus terkait fintech pasti akan langsung cepat menyebar di dunia maya karena netizen tak akan tinggal diam saat data pribadi mereka diusik. Review ataupun feedback yang positif menjadi bukti nyata bahwa sebuah fintech aman dan tepercaya. Untuk itu, cari tahu mengenai pengalaman nasabah yang pernah mengajukan pinjaman di fintech tersebut. Pastikan bahwa lama operasi fintech tersebut telah lebih dari satu tahun.

img_title Regulator hingga Investor Didorong Sinergis Benahi Tata Kelola Ekosistem Startup Nasional

Teliti surat perjanjian
Jangan sampai anda terjebak dalam kubangan hutang dan bunga yang tak kunjung lunas. Maka dari itu teliti dahulu surat perjanjian yang disodorkan, yang biasanya berisi aturan denda yang harus dibayar saat telat membayar, metode penagihan pasca jatuh tempo, hingga ada tidaknya biaya tambahan dalam cicilan pinjaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu fintech yang telah terdaftar di OJK adalah Indodana. Untuk dapat menjadi nasabah Indodana, Anda hanya perlu menyiapkan KTP dan NPWP sebagai berkas persyaratannya.

img_title Pola Pikir Investor Aset Kripto Bergeser

Indodana juga memiliki tingkat keamanan yang mumpuni dengan adanya teknologi anti-fraud, artificial intelligence, dan Big Data. Cicilan yang Anda terima dari Indodana juga terbebas dari biaya tambahan yang bisa membuat angsuran menjadi lebih berat.

Ilustrasi Pajak.(istimewa/VIVA)

Pajak Seller Marketplace Mulai 1 Oktober 2026, Ini yang Perlu Diketahui Penjual Online

Mulai 1 Oktober 2026, empat marketplace ditunjuk memungut PPh 22 seller sebesar 0,5 persen. Simak aturan, mekanisme pemungutan, dan hal yang perlu disiapkan penjual.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut