Saingan Gojek dan Grab Bidik Pasar Luar Jakarta

Driver ojek online Anterin.
Sumber :
  • https://twitter.com/anterin_id

VIVA – Pesaing Grab dan Gojek tak hanya dari perusahaan lokal, seperti Anterin dan Bonceng, tapi juga dari luar negeri, yaitu Maxim asal Rusia dan Bitcar asal Malaysia.

img_title Ojol Korban Tabrakan Mobil Listrik di Kawasan Blok M Alami Patah Tulang, Grab Beri Pendampingan

Direktur Angkutan Jalan dan Multimoda Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani berkisah bahwa Maxim dan Bitcar membidik pasar di luar Jakarta. Maxim hadir perdana di Batam yang kemudian ada di Balikpapan. Sedangkan Bitcar akan datang ke Medan, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di Kementerian Komunikasi dan Informatika banyak datanya, tapi kita belum dapat. Kita juga belum ketemu sama orang Anterin. Kami bebas siapa saja yang masuk, tapi kita mau mereka patuhi aturannya," katanya di Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2019.

img_title Transformasi IT Berbasis AI Jadi Solusi Perusahaan RI Menuju Autonomous Enterprise

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 118 Tahun 2018 contohnya yang mana terkait taksi online, juga harus mereka ketahui. Kemenhub ingin pemain baru tahu tentang aturan tarif, seperti batas tarif atas dan bawah.

Keberadaan mereka di luar Pulau Jawa disebut Yani merupakan bagian dari strategi perusahaan, ada kemungkinan mereka tidak berani ke Jakarta karena sudah ada pemain besar. Sehingga opsi di luar Pulau Jawa dinilai memiliki potensi untuk berkembang.

img_title Buntut Karhutla, RI Bekukan Izin 6 Perusahaan, Total 32 Korporasi Kini Kena Sanksi

"Pola bisnisnya hampir sama seperti Gojek dan Grab. Kita sudah minta mereka persentasi ke kita, audiensinya seperti apa, kantornya di mana, aplikasinya seperti apa," ujarnya.

Ratusan mahasiswa melakukan unjuk rasa terkait Karhutla di Kalimantan Barat

7 Tuntutan BEM SI Kalbar Terkait Karhutla: Minta Perusahaan Bertanggung Jawab hingga Penetapan Bencana Nasional

Dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian serius. Pemerintah perlu memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan layanan kesehatan

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut