Platform Edukasi Kesehatan Ini Terima Curhat soal Alat Kontrasepsi

Ilustrasi kondom.
Sumber :
  • dok. pixabay

VIVA – Informasi terkait alat kontrasepsi memang masih dianggap tabu untuk dibicarakan, apalagi di kalangan remaja.

img_title Regulator hingga Investor Didorong Sinergis Benahi Tata Kelola Ekosistem Startup Nasional

Padahal dampak yang ditimbulkan dari ketidaktahuan terkait kondom dan kawan-kawannya, cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu platform teknologi bernama Honestdoc membuka layanan konsultasi tentang alat kontrasepsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan pihak Honestdocs, setiap alat kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan serta tingkat efektivitas yang berbeda. Karena itu sangat penting bagi pasangan untuk mengetahui informasi lengkap terkait alat kontrasepsi yang ingin dipilih.

img_title PM Anwar Ibrahim Akan Sampaikan Kerugian Investasi Dana Pensiun PNS Malaysia di Startup RI ke Parlemen

"Jika ragu, mereka juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter-dokter profesional yang tersedia di platform HonestDocs. HonestDocs membuat sesi konsultasi kesehatan menjadi lebih privat, nyaman, dan praktis, karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, tanpa menunggu antrean atau jam praktik," ujar tim dokter dari Honestdocs, dalam keterangan resminya, Rabu, 7 Agustus 2019.

Platform teknologi kesehatan itu pernah mengadakan riset dan menemukan jika angka penggunaan kontrasepsi ini cukup mengkhawatirkan, terutama karena angka kehamilan remaja Indonesia di luar nikah kerap meningkat lebih dari 500 kasus setiap tahun.

img_title Membongkar Strategi Startup Sukses Membangun Bisnis di Tengah Persaingan yang Semakin Ketat

Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia pada 2017, hal ini disebabkan karena rendahnya pengetahuan anak muda tentang kesehatan reproduksi, serta kurangnya akses terhadap informasi yang akurat tentang metode kontrasepsi.

Riset internal yang mereka lakukan juga menemukan bahwa hanya sekitar 33 persen responden menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan seksual.

Kemudian, sekitar 67 persen mengaku tidak menggunakan alat kontrasepsi karena berbagai alasan, seperti mengurangi kenikmatan hubungan intim, takut efek samping, mencoba hamil, alasan agama, atau karena sudah steril, sehingga tidak perlu memakai kontrasepsi.

Dari data HonestDocs, provinsi dengan tingkat penggunaan kontrasepsi terendah adalah Bengkulu, Aceh, Yogyakarta, Bali, dan Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain efektif mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, alat kontrasepsi juga penting digunakan untuk mencegah penyebaran infeksi menular seksual (IMS). Oleh karena itu, tim HonestDocs selalu memberikan pemaparan yang jelas dan akurat tentang kesehatan reproduksi dan metode kontrasepsi melalui website yang telah didukung oleh tenaga medis.

Harapannya, kami dapat meningkatkan pengetahuan umum masyarakat, terutama anak muda yang aktif secara seksual,” kata mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut