Gemar Menolong Orang? Aplikasi Ini Cocok buat Kamu

Ilustrasi penyakit jantung.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Terkadang, ada peristiwa darurat terjadi dan membutuhkan pertolongan kita. Namun, tidak sedikit orang yang memiliki pengetahuan minim soal bagaimana cara penanganan pertamanya.

img_title Penyakit Jantung Masih Jadi Ancaman, Kenali Penyebab dan Faktor Risikonya

Bayangkan, kamu lagi asyik berjalan, tiba-tiba seseorang di dekatmu mengalami serangan jantung. Apa yang harus dilakukan? Tidak banyak yang tahu jawaban tepatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar itu, sebuah perusahaan startup membuat aplikasi yang diberi nama Siaga Wellness. Ini diklaim menjadi aplikasi pertama di Indonesia yang bergerak di bidang pertolongan pertama, dan terintegrasi
ke aparatur pemerintah.

img_title Regulator hingga Investor Didorong Sinergis Benahi Tata Kelola Ekosistem Startup Nasional

Ada beberapa fitur yang ditawarkan, salah satunya panduan atau tahapan pertolongan saat terjadi keadaan darurat. Contohnya bagaimana memberi pernapasan buatan pada korban serangan jantung.

Selain itu, tersedia juga panduan untuk korban dehidrasi akibat olahraga, terkilir, luka akibat benda tajam atau tumpul, serta panduan pertolongan pada korban tersedak untuk orang dewasa atau anak kecil.

img_title PM Anwar Ibrahim Akan Sampaikan Kerugian Investasi Dana Pensiun PNS Malaysia di Startup RI ke Parlemen

Fitur lain yang tidak kalah penting, yakni panic button. Saat tombol ditekan, maka aplikasi akan tersambung ke layanan gawat darurat 112 milik Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dilansir dari laman Kominfo, Sabtu 5 Oktober 2019, layanan 112 milik mereka tidak memerlukan pulsa alias gratis. Jadi, si pemilik aplikasi tidak perlu khawatir pulsanya habis, saat sedang menolong orang lain.

Ilustrasi operasi jantung.

Merasa Sehat tapi Tiba-tiba Kena Serangan Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menyebut pembiayaan penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk stroke telah menyerap sekitar Rp23 triliun

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut