Berburu Skema Pembiayaan Lewat Google, Syariah Lagi 'Booming'

Mesin pencari Google atau Google Search.
Sumber :
  • Dok. Google

VIVA – Di tengah penurunan harga dan peningkatkan suplai hunian, sebelum memutuskan mengambil langkah membeli rumah, para pencari rumah sebaiknya mempelajari dahulu skema pembiayaan pemilikan rumah dengan seksama.

img_title Google Photos atau Drive, Mana yang Lebih Tepat untuk Mengosongkan Memori HP?

Skema yang dimaksud antara lain simulasi KPR, daftar suku bunga KPR terendah, dan panduan mengenai pembiayaan pemilikan rumah, baik skema syariah dan konvensional. Itu semua bisa didapatkan informasinya lewat mesin pencari Google. Cukup ketik kata kunci yang relevan ditambah ‘Rumah.com’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Country Manager Rumah.com, Marine Novita, pengembang masih akan terus melakukan berbagai penyesuaian, baik target penjualan maupun penyediaan suplai. Ia memperkirakan situasi akan semakin stabil di kuartal IV 2020.

img_title Survei Voxpol Ungkap 63,3 Persen Publik Nilai Prabowo-Gibran Mampu Jalankan Pemerintahan

"Kondisi pasar masih akan tetap menjadi buyer’s market. Namun kali ini penyedia suplai akan mempertahankan atau bahkan berani melakukan penaikan harga. Pada akhirnya, kebijakan pemerintah untuk dapat terus menjaga stabilitas ekonomi akan menjadi faktor penting dalam menjaga optimisme pasar properti nasional," kata dia, Kamis, 27 Agustus 2020.

Sebagaimana diketahui, perusahaan rintisan teknologi bidang properti, atau biasa disebut startup proptech, tampaknya mencoba mengakomodasi kebutuhan akan hunian atau tempat tinggal kendati pandemi Virus Corona COVID-19 masih melanda Indonesia.

img_title Survei Voxpol: Sektor Sosial Budaya Paling Diapresiasi Masyarakat, Ekonomi-Kesejahteraan Disorot

Ilustrasi Pembiayaan atau KPR Syariah.

Secara umum, startup proptech didefinisikan sebagai penggunaan teknologi informasi untuk membantu pengguna melakukan pencarian, pembelian, penjualan, dan pengelolaan real estat.

Saat ini bentuknya beragam. Mulai dari situs listing properti, platform virtual reality untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sistem penyewaan, hingga pendanaan properti. Salah satunya Rumah.com.

Marine melanjutkan, selama tiga tahun terakhir, para responden survei Rumah.com Consumer Sentiment Study mulai secara spesifik menyatakan produk pembiayaan KPR yang diminatinya khususnya KPR Syariah.

Kondisi ini didorong oleh kebutuhan konsumen akan kepastian besaran cicilan bulanan (fixed rate) sehingga menjadi alasan utama mengapa memilih KPR Syariah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan lain tentunya karena ada fenomena sentimen keagamaan atau 'hijrah' yang cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, KPR Syariah berlaku dengan besaran cicilan bulanan yang tetap karena akad kredit didasarkan atas harga rumah di masa depan. Dalam konsep syariah, harga dan cicilan sudah ditentukan sejak awal perjanjian sehingga besaran cicilan bersifat tetap sampai lunas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut