Platform Ini Bikin Pedagang Kecil Gampang Jualan ke Luar Negeri

Ilustrasi UMKM.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Jumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia mencapai 64 juta. Namun sayangnya baru 13 persen atau sekitar 8 hingga 10 juta yang migrasi ke digital atau go digital.

img_title Pemerintah Tegaskan Legalitas Usaha Tak Boleh Jadi Penghambat UMKM

Adapun tahun ini ditargetkan tambahan 6 juta UMKM didorong untuk go digital. Dengan begitu, total UMKM yang sudah naik kelas mencapai 16 juta pada akhir 2021. UMKM merupakan tulang punggung karena berkontribusi hingga 60 persen ke ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejalan dengan program pemerintah soal pengembangan UMKM, platform digital Goorita memberikan solusi dan kemudahan bagi pelaku di sektor ini untuk merambah pasar internasional alias go international.

img_title Rapimnas Kadin 2026 Jadi Momentum Perkuat Daya Saing Ekonomi Indonesia

"Kami siap menjembatani permasalahan yang sering dihadapi para UMKM dalam melakukan ekspor produk lokal ke mancanegara. Mulai dari proses pemasaran hingga pengiriman barang ke luar negeri lewat tiga layanan yaitu, marketplace, fullfillment, dan logistics,” kata Pendiri Goorita, Yuwono Wicaksono, Rabu, 24 Februari 2021.

Ia melihat produk Indonesia memiliki peluang dan pasar yang potensial di pasar global, khususnya Amerika dan Eropa. Selain itu, minimnya pemahaman ekspor menjadi kendala sebagian besar pelaku UMKM di Tanah Air untuk memasarkan produk ke pasar global.

img_title Bukan Cuma Samsung dan Xiaomi, Deretan HP Baru Ini Berpotensi Mengubah Persaingan Pasar Indonesia

Untuk marketplace, Yuwono mengatakan platformnya terkoneksi dengan beberapa marketplace internasional, seperti eBay dan Amazon, sehingga memudahkan UMKM dalam memasarkan dan mengelola toko online mereka.

Mulai dari pembuatan toko online, listing produk, manajemen stok, proses pesanan, pengiriman barang, monitoring pengiriman hingga pembayaran. "Semuanya dapat dilakukan melalui platform kita," jelas dia.

Selanjutnya layanan fullfillment ditujukan untuk membantu pelaku UMKM yang sudah memiliki toko dan pembeli dari luar negeri dengan cara memudahkan proses operasional dan logistik yang umumnya sangat menyita waktu dan tenaga.

"Mulai dari penyimpanan produk di gudang, manajemen stok barang, proses pesanan dari marketplace terintegrasi, packing hingga pengiriman sampai ke tangan pembeli semua dilakukan oleh Goorita melalui layanan ini," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir layanan logistics. Yuwono menambahkan jika platformnya sudah bekerja sama dengan perusahaan logistik internasional dan domestik dalam pengiriman barang.

Dengan begitu, UMKM dapat mengirimkan barang dengan tarif pengiriman internasional yang bersahabat, sehingga harga jual produk lokal di luar negeri semakin kompetitif.

Pramuniaga menjual pakaian melalui aplikasi belanja daring (e-commerce)

Mulai 25 Oktober! Diskon 50 Persen Biaya Marketplace untuk Pelaku UMK, Ini Aturannya

Kementerian UMKM menegaskan fasilitas pemotongan biaya layanan minimal 50 persen di marketplace khusus bagi pelaku UMK yang jual produk buatan dalam negeri.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut