Ada Investor Indonesia dalam Proses IPO Grab di Amerika

Grab.
Sumber :
  • Mime Asia

VIVA – Rival Gojek, Grab, secara resmi mengumumkan rencananya untuk melantai di Bursa Amerika Serikat, Nasdaq, bekerja sama dengan Altimeter Growth Corp, sebuah perusahaan akuisisi bertujuan khusus/cek kosong (SPAC) yang berbasis di AS.

img_title Bareskrim Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Ada Investor Singapura hingga Korsel

Jika tidak ada aral melintang, Grab dan Altimeter Growth akan listing dengan kode emiten GRAB dalam jangka waktu beberapa bulan ke depan. Keputusan pesaing Gojek untuk menjadi perusahaan publik didorong oleh kinerja keuangan yang solid sepanjang 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Grab mencatatkan total nilai penjualan barang atau Gross Merchendise Value (GMV) sekitar US$12,5 miliar pada tahun lalu. Angka ini melebihi level sebelum pandemi COVID-19, dan meningkat lebih dari dua kali lipat dari 2018.

img_title IHSG Dibuka Melemah pada Rabu Pagi, Tekanan Rupiah hingga Sentimen MSCI Jadi Perhatian Investor

Berdasarkan rencana transaksi yang diajukan, Altimeter Growth dan Grab bersama-sama akan dimiliki penuh oleh perusahaan induk baru ini.

Gabungan perusahaan tersebut diprediksi akan memiliki valuasi ekuitas berdasarkan pro-forma sekitar US$39,6 miliar atau Rp579 triliun, dengan nilai private investment in public equity (PIPE) sebesar US$4 miliar (Rp58,6 triliun), seperti dikutip dari situs Kr-Asia, Rabu, 14 April 2021.

img_title Dorong Pengembangan Industri Hilir Nikel, Danantara Buka Peluang Mitra Strategis

Kerja sama ini juga diprediksi bakal mendatangkan pendapatan sekitar US$4,5 miliar (Rp65,9 triliun) untuk Grab. PIPE dipimpin oleh Altimeter Growth yang berkomitmen US$750 juta (Rp11 triliun).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peserta lainnya termasuk dari BlackRock, Counterpoint Global (Morgan Stanley Investment Management), dan T.Rowe Price Associates, Inc., termasuk juga Fidelity International, Fidelity Management and Research LLC, Janus Henderson Investors, Mubadala, Nuveen, Permodalan Nasional Berhad, dan Temasek.

Selain itu, terdapat juga beberapa investor terkemuka dari Indonesia seperti Grup Djarum, Keluarga Sariaatmadja (Grup EMTEK), dan Grup Sinar Mas juga berpartisipasi dalam penawaran PIPE ini. Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap Grab, Altimeter Growth akan memegang saham yang dimiliki oleh sponsornya selama 3 tahun.

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI)

BEI Kaji Insentif Pajak bagi Emiten, Bidik Lebih Banyak UMKM untuk IPO

BEI dan DDTC merampungkan kajian insentif pajak bagi emiten. Kebijakan ini diharapkan mendorong lebih banyak UMKM melantai di bursa dan memperkuat pendanaan lewat pasar.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut