Kabar Gembira Datang dari Tokopedia

Tokopedia.
Sumber :
  • The Investor

VIVA – Indonesia masuk dalam daftar Deloitte Technology Fast 500 Asia Pacific 2020 untuk pertama kalinya dengan menduduki peringkat 94 dari 500 perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik. Sementara unicorn Tokopedia menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut tahun ini.

img_title Dongkrak UMKM Naik Kelas di HUT RI ke-81, Menteri Maman Gandeng Tokopedia & TikTok Shop Serukan #BeliLokal

"Merupakan suatu kehormatan untuk masuk sebagai perusahaan teknologi Indonesia pertama di Deloitte Technology Fast 500 Asia Pasifik 2020," kata COO Tokopedia, Melissa Siska Juminto, Kamis, 15 April 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Jadi Unicorn, J&T Express Masih Kalah dari Gojek

img_title Bantu UMKM Naik Kelas di Era Digital, Kementerian UMKM Gandeng Tokopedia dan TikTok Shop

Sementara itu, peringkat ini didasarkan pada persentase pertumbuhan pendapatan selama tiga tahun. Tokopedia tumbuh 608 persen selama periode ini. Secara keseluruhan, perusahaan yang mendapat peringkat dalam Deloitte Technology Fast 500 Asia Pacific 2020 memiliki tingkat pertumbuhan rata-rata 551 persen.

"Ke depannya, kami akan terus menjadi perusahaan teknologi yang memungkinkan masyarakat Indonesia untuk memulai dan menemukan apa pun, sejalan dengan misi perusahaan kami untuk mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia," tuturnya.

img_title Lahirkan 2 Juta Produk, Program #BeliLokal Tokopedia & TikTok Shop Bantu 20 Ribu Pengusaha Lokal

Melissa mengatakan bahwa implementasi tiga DNA Tokopedia - Focus on Consumer, Growth Mindset, Make it Happen & Make it Better - berkontribusi dalam pertumbuhan pendapatan Tokopedia yang meningkat hingga 608 persen selama tiga tahun terakhir.

Tokopedia juga melaporkan pertumbuhan jumlah penjual di platformnya dari 7,2 juta sebelum pandemi pada Januari 2020 menjadi lebih dari 10 juta penjual. Selain itu, unicorn Indonesia itu mengalami pertumbuhan jumlah pengguna aktif bulanan, dari lebih dari 90 juta sebelum pandemi pada Januari 2020 menjadi lebih dari 100 juta saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk memenuhi syarat Technology Fast 500, peserta harus memiliki pendapatan operasional tahunan minimal US$50 ribu (Rp731 juta). Peserta juga harus merupakan perusahaan publik atau swasta yang berkantor pusat di Asia Pasifik dan harus merupakan "perusahaan teknologi".

Artinya, sebagai perusahaan yang mengembangkan atau memiliki teknologi kepemilikan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan operasional perusahaan, atau membuat produk yang berhubungan dengan teknologi, atau memiliki fokus dalam penelitian dan pengembangan teknologi. Menggunakan teknologi perusahaan lain tidak memenuhi syarat. (Ant)

Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo.

Penjelasan Tokopedia dan TikTok Shop soal Saldo Penjual Triliunan Belum Dicairkan

Pengaduan disampaikan kepada Komisi VII pada 2 Juli 2026. Saat itu, perwakilan pelaku UMKM menyebut sekitar 500 penjual terdampak dengan nilai dana sekitar Rp3 triliun.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut