Ada Campus Marketplace untuk Cetak UMKM Mahasiswa

Ilustrasi marketplace.
Sumber :
  • Poor Sap Publishing

VIVA – Transformasi digital menjadi salah satu kunci penting untuk pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air. Hal ini tentu harus menjadi perhatian banyak pihak, termasuk pemerintah, pelaku industri dan lingkungan pendidikan.

img_title 51 Persen Realisasi KUR 2026 Cair ke UMKM Perempuan

Ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh 8 kali lipat pada 2030 dengan nilai Rp4,531 triliun. Pertumbuhan sebesar itu hanya akan tercapai jika salah satu masalah utamanya terpecahkan, yakni semakin berkurangnya kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan talenta digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks itu perguruan tinggi dapat memainkan peran kunci, yaitu bisa menjadi inkubator bisnis yang mencetak para wirausahawan muda (young entrepreneur). Semangat kolaborasi ini pula yang diusung Bhinneka.com dan President University (PresUniv), melalui SetSail BizAccel, untuk menghadirkan Campus Marketplace.

img_title 3 Strategi Utama SIG Hadapi Pasar Semen Domestik yang Makin Kompetitif

"Ini adalah pasar online khusus bagi para mahasiswa dan seluruh civitas academica di lingkungan PresUniv. Selain jadi platform untuk memasarkan produk dan jasa UMKM mahasiswa dan keluarga, juga bisa untuk laboratorium kewirausahaan menghasilkan talenta-talenta digital yang dibutuhkan industri," ungkap Chief of Commercial and Omni Channel Bhinneka.com, Vensia Tjhin, Kamis, 26 Agustus 2021.

Ia melanjutkan, kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku bisnis juga bisa menjembatani pengetahuan yang bersifat teoritis dengan aplikasinya yang sesuai perkembangan saat ini.

img_title Waste4Change Tegaskan Prinsip Keberlanjutan Tak Cukup Berhenti pada Komitmen

"Kami memberikan teknologi yang dikembangkannya kepada PresUniv untuk dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin guna mendorong lahirnya sebanyak mungkin para pebisnis dari lingkungan kampus. Inilah wujud nyata sinergi antara dunia akademis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI)," tutur Tjhin.

Pada kesempatan yang sama Rektor President University, Jony Oktavian Haryanto, menyebut kolaborasi ini merupakan salah satu upaya untuk terus mengembangkan ekosistem kewirausahaan (entrepreneurial ecosystem) di lingkungan kampus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan adanya ekosistem ini maka seluruh civitas academica di PresUniv, baik mahasiswa, alumni, dosen dan staf, yang tertarik untuk berwirausaha akan tahu ke mana mencari mitra, pembiayaan, dan berbagai dukungan lainnya,” kata Jony.

SetSail BizAccel, inkubator bisnis milik PresUniv, saat ini sudah memiliki 30 produk atau brand maupun tenant online, di mana semuanya milik mahasiswa PresUniv. “Jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring dengan perkembangan bisnis SetSail Store yang menjadi one-stop solution store," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut