Pasien Makin Mudah Berobat Tanpa Harus Keluar Rumah

Ilustrasi integrasi digital.
Sumber :
  • INSEAD Knowledge

VIVA – Sektor healthtech diprediksi terus tumbuh seiring dengan kebutuhan terhadap layanan kesehatan berbasis teknologi. Pandemi COVID-19 membuat Indonesia seperti tidak punya pilihan selain beralih ke cara kerja digital untuk mengelola penyebaran wabah serta memberikan layanan kesehatan yang lebih berkualitas.

img_title Di Hari Ulang Tahun Prabowo ke-75, Jokowi Mendoakan Kesehatan Presiden

Pandemi juga menyoroti solusi perawatan kesehatan berbasis digital yang diberikan kepada pasien, seperti mempersingkat waktu tunggu, mengatasi kepadatan di ruang tunggu dan meminimalisir perjalanan ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan rintisan atau startup teknologi kesehatan Zi.Care berada pada posisi strategis dan unik untuk secara efektif memperkuat fondasi sistem perawatan kesehatan publik di Indonesia.

img_title Bangun Kebiasaan Finansial Sejak Dini, Ini 5 Cara Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak

Penerapan Electronic Medical Records (EMR) dan Electronic Health Records (EHR) berbasis cloud milik Zi.Care diklaim mampu menjawab kebutuhan instansi pelayanan kesehatan yang dapat memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan rumah sakit secara akurat, real-time, hemat biaya, dan keamanannya terjamin.

"Benefit lainnya yang didapat antara lain kemudahan dalam hal klaim dan underwriting asuransi dengan bantuan kode atau proses penagihan secara otomatis agar proses lebih mudah dan efektif," kata Pendiri dan Kepala Eksekutif Zi.Care Jessy Abdurrahman, Selasa, 26 Oktober 2021.

img_title Tak Harus Selalu ke Luar Negeri, Layanan Medis di Indonesia saat ini Terus Berkembang

Hal tersebut bisa terwujud dengan kolaborasi antara Zi.Care dan Bank Muamalat Indonesia melalui perjanjian kerja sama untuk mewujudkan akses layanan yang lebih baik dan mudah dijangkau, serta menyediakan solusi jasa keuangan yang terintegrasi bagi rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan.

“Kolaborasi juga termasuk ketika pasien berkonsultasi kesehatan via online menggunakan Zi.Care Mobile Apps. Jadi, pasien akan lebih mudah melakukan pembayaran menggunakan virtual account Bank Muamalat yang terintegrasi dengan aplikasi mobile kami," papar Chief of Wholesale Banking Officer Bank Muamalat Indonesia, Irvan Y Noor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya sepakat bahwa bank dan rumah sakit juga dapat bekerja sama dalam pengelolaan keuangan rumah sakit secara menyeluruh melalui layanan cash management yang membantu rumah sakit dalam melakukan pengelolaan keuangan secara komprehensif melalui Muamalat Digital Integrated Access (MADINA).

"Kami memberikan kemudahan bagi karyawan melalui program payroll serta dana talangan atau pembiayaan yang dibutuhkan untuk pengembangan layanan, dan pengadaan alat kesehatan di rumah sakit,” imbuhnya.

Ilustrasi Proyek Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sanur, Bali.

Respons Menohok Wamenkes hingga Airlangga soal Rp200 T Lari ke Luar Negeri buat Berobat

Buntut mencuatnya narasi  2 juta orang Indonesia memilih berobat ke luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia dengan total pengeluaran mencapai Rp 200 triliun

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut