Airbnb Ikut Jejak Tesla Buka Cabang di China

Airbnb.
Sumber :
  • BusinessInsider

VIVA – Perusahaan penyewaan rumah dan penginapan berbasis daring Airbnb merambah Xinjiang di China menyusul perusahaan besar asal Amerika Serikat (AS) lainnya Tesla yang telah membuka diler di wilayah barat laut China yang dihuni etnis minoritas Muslim Uighur tersebut.

img_title China Siap Ambil Alih Keketuaan BRICS pada 2027

Ada lebih dari 300 properti di Urumqi, Ibu Kota Daerah Otonomi Xinjiang, ditawarkan melalui platform Airbnb sebagaimana laporan media China, Minggu, 9 Januari 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, raksasa otomotif berenergi terbarukan milik Elon Musk, Tesla, membuka diler di Xinjiang pada pekan lalu. Kemudian, diikuti oleh Airbnb yang berkantor pusat di California, AS.

img_title Hampir 1 dari 5 Mobil Baru di Indonesia Berasal dari Merek China

Pembukaan dua perusahaan besar berjaringan global itu dilakukan di tengah AS menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah perusahaan dari Xinjiang terkait dengan adanya dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Dua anggota parlemen AS telah mengirimkan surat kepada Airbnb pada 8 Januari lalu untuk menanyakan daftar beberapa propertinya di Xinjiang karena ada yang berdiri di atas lahan milik perusahaan setempat yang terkena sanksi AS pada 2020.

img_title China Murka ke CIA, Spionase Ekonomi AS Disebut 'Logika Bandit'

Para anggota parlemen AS tersebut juga mempertanyakan Airbnb yang menjadi sponsor Olimpiade Musim Dingin (Winter Olympic) di Beijing bulan depan.

"Tidak biasanya politikus AS menekan pengusaha. Ini mencerminkan pemerintah AS menghadapi tantangan domestik yang meningkat, seperti perpecahan sosial, sekaligus menunjukkan kebingungan Washington dalam memosisikan hubungan AS-China pada tataran global," kata Prof Li Haidong dari Institut Hubungan Internasional, China Foreign Affairs University, seperti dikutip dari situs Global Times.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, hal yang sama juga dilakukan AS dengan mendesak CEO Tesla Elon Musk untuk menutup dilernya di Xinjiang. China mengemukakan bahwa kebohongan tentang Xinjiang yang dibuat oleh beberapa negara tidak dapat mengaburkan stabilitas, ketenangan, kemakmuran, dan kerukunan antarumat beragama di Xinjiang.

Booth Toyota di GIIAS 2025

Merek China Serbu Mobil Hybrid, Toyota Malah Bilang Begini

Merek China semakin ramai masuk pasar hybrid dan PHEV Indonesia. Toyota mengakui kue pasar terbagi, tetapi penjualan tetap naik dan Veloz Hybrid tembus sekitar 2.000 unit

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut