Bidik UMKM Lewat Akuisisi

Ilustrasi akuisisi.
Sumber :
  • newtier.com

VIVA – M-DAQ, platform fintech asal Singapura mengakuisisi Wallex Technologies, startup penyedia layanan transfer lintas negara yang telah mengantongi izin operasional di Indonesia, Hong Kong, dan Singapura.

img_title PM Anwar Ibrahim Akan Sampaikan Kerugian Investasi Dana Pensiun PNS Malaysia di Startup RI ke Parlemen

Tidak dipublikasikan besaran transaksi yang digelontorkan M-DAQ dalam aksi korporasi ini, namun dipastikan M-DAQ akan menyuntikkan modal operasional ke Wallex Technologies pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gross transaction value (GTV) atau transaksi bruto dari gabungan perusahaan diharapkan mencapai lebih dari S$15 miliar (Rp158 triliun) pada 2022.

img_title Gelar IDBS 2026, Aftech Pastikan Fintech Tetap Jadi Enabler Sektor Riil dan Mitra Perbankan

Didirikan sejak 2015 oleh Hiro Kiga, CEO Wallex Technologies, startup yang bermarkas di Singapura memfasilitasi pembayaran business-to-business (B2B) di Indonesia, Singapura, dan China.

Meski begitu, Wallex Technologies akan tetap menjalankan bisnis utamanya pascaakuisisi, yakni transfer multi mata uang.

img_title Membongkar Strategi Startup Sukses Membangun Bisnis di Tengah Persaingan yang Semakin Ketat

Di tengah pandemi COVID-19, Wallex Technologies tetap berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan tahunan hingga 5,5 kali lipat dalam satu tahun terakhir.

Platform tersebut juga sudah melayani hampir dua ribu klien di sektor perbankan dan teknologi, serta memproses nilai transaksi bruto hampir Rp42 triliun (S$4 miliar) setiap tahunnya.

Dengan akuisisi ini, Wallex Technologies akan diintegrasikan ke dalam ekosistem M-DAQ. Pengguna dapat memanfaatkan transfer multi mata uang melalui layanan pertukaran yang tersedia.

Pengguna Wallex Technologies juga bisa menukar mata uang dengan harga yang lebih kompetitif lewat salah satu layanan M-DAQ, yakni Aladdin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami senang menyambut Wallex ke dalam ekosistem M-DAQ untuk memperkuat unit bisnis kami di sektor pembayaran, sembari menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan pelanggan mereka,” kata Pendiri dan Kepala Eksekutif M-DAQ Group, Richard Koh, Selasa, 22 Februari 2022.

Ilustrasi fintech.

Patuhi Regulasi OJK, Indodana Fintech Tegaskan Komitmen Pada Prinsip Kehati-hatian

Penerapan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menjadi kunci kesuksesan bagi perusahaan fintech.

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut