Dongkrak Kualitas Produk UMKM Lewat Pendekatan Baru
- VIVA/Muhammad Naufal
VIVA – Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengatakan peningkatan kualitas produk UMKM juga perlu dibarengi rasa cinta akan produk dalam negeri oleh masyarakat.
"Kita sinergikan semua akses pembiayaan dan belanja pemerintah. Itu dorongan (untuk) mereka (UMKM) untuk memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas produk. Yang penting kita harus mengajak masyarakat untuk membeli produk lokal, loyal dengan produk dalam negerinya," kata dia, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin, 30 Mei 2022.
Lebih lanjut, Teten mengatakan banyak cara untuk membantu menaikkan kelas produk dan pelaku UMKM. Salah satunya adalah digitalisasi dan pemberian pengalaman belanja yang mulus (seamless).
"Kombinasi pasar online dan offline dengan pendekatan baru, saya kira itu terobosan yang mendorong peningkatan omzet UMKM," tuturnya.
Menurutnya, produk dan kreativitas para pelaku UMKM sudah baik dan inovatif. Hal tersebut, lanjut dia, bisa memberikan akses kepada masyarakat untuk bisa membeli dan menikmati produk dalam negeri yang semakin variatif.
"Mudah-mudahan target kita tahun ini menjadi kebangkitan UMKM serta pemulihan ekonomi pascapandemi. Selain itu, UMKM yang sudah terhubung e-commerce sudah masuk ke klaster naik kelas. Sehingga, sinergi, digitalisasi, globalisasi, dan naik kelas ini menjadi empat agenda kita," jelas Teten Masduki.
Ia mengatakan, ekosistem untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi UMKM juga telah disediakan. Salah satunya dari sisi pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), di mana target pembiayaan UMKM melalui perbankan sebesar 30 persen pada 2024.
Kembali bicara soal pentingnya kecintaan produk dalam negeri, Teten Masduki mengatakan saat ini terdapat tren di mana anak muda mulai melirik dan mencintai produk lokal.
Smart vending machine hasil kerja sama Blibli dan Jumpstart.
- VIVA/Muhammad Naufal
"Anak muda sekarang tidak mau pakai brand besar. Secara umum, mereka ingin produk yang unik, langka, tapi terjangkau oleh kantong. Dan kita punya keunikan itu. Mulai dari kuliner hingga lainnya," papar Teten Masduki.
Menurutnya, platform e-commerce juga perlu melihat tren pasar yang punya pendekatan baru untuk menjual produk UMKM.
Salah satu cara untuk memasarkan produk UMKM melalui smart vending machine hasil kerja sama Blibli dan Jumpstart. Mesin pintar ini sudah memiliki kecerdasan buatan di dalamnya yang memungkinkannya, baik secara rantai pasok maupun sistem, bekerja mandiri.