'DNA Kami adalah Kepuasan Konsumen'

Blibli.
Sumber :
  • BliBli

VIVA Tekno – E-commerce milik Grup Djarum, Bibli, meyakini metode yang menggabungkan belanja multi saluran atau omnichannel akan menjadi sangat penting ke depannya.

img_title Kebiasaan Belanja Masyarakat Berubah di 2026, Ini yang Diam-diam Mulai Dicari Konsumen

"Jadi, omnichannel itu masa depan kita. Sebab, konsumen butuh interaksi. Dan, yang paling konsumen cari untuk kebutuhan sehari-sehari meliputi sandang dan pangan," kata Senior Vice President O2O Blibli David Michum di Jakarta, Senin, 25 Juli 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menekankan ada dua tujuan mengapa menerapkan omnichannel. Pertama adalah kepuasan konsumen. David mengaku jika kepuasan konsumen merupakan faktor yang utama.

img_title Bukan Cuma Jualan, Ini 4 Strategi agar Bisnis Makin Dipercaya Konsumen

"Itu (kepuasan konsumen) DNA kita," jelasnya. Kedua yaitu kenyamanan, karena omnichannel menciptakan fleksibilitas.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan ekosistem. Tahun 2016 misalnya, Blibli Install diperkenalkan. Lalu, tahun 2018, click n collect resmi diluncurkan, di mana konsumen bisa cek lebih dulu secara online terus bisa menentukan produk yang bisa dibeli dan diambil di Blibli Mart," papar David.

img_title Perilaku Konsumen Berubah, Personalisasi Kian Jadi Kebutuhan

Kemudian, pada 2019, Blibli Mitra dirilis untuk meningkatkan literasi digital ke UMKM seperti warung dan toko kelontong untuk mendongkrak penjualan mereka. "Poinnya adalah UMKM. Kita bisa membantu dan meningkatkan customer experience," tutur dia.

Pada kesempatan yang sama, Wisnu Iskandar selaku Executive Vice President Trade Partnership Blibli, mengaku pada tahun ini masih berfokus pada dua sektor, yakni FMCG (fast moving consumer goods) dan smartphone (ponsel pintar).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk ponsel berhasil menguasai hampir 35 persen seluruh penjualan di Blibli," klaimnya.

Ilustrasi penjualan online.

4 E-Commerce Ini Bakal Resmi Pungut Pajak Mulai 1 November 2026, Shopee hingga Blibli

Deretan e-commerce ini seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli dijadwalkan mulai memungut PPh pedagang online pada 1 November 2026. Simak tarif dan pengecualiannya.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut