10 Tips Memahami Target Pasar, Mantau Kompetitor dari Google Maps

Google Maps.
Google Maps.
Sumber :
  • laSexta

VIVA – Ketika hendak memulai bisnis, terutama kuliner, harus menentukan terlebih dahulu target pasar. Kemudian, bisa diketahui seberapa besar serapan pasar terhadap produk kuliner yang hendak dijual.

Tentu ini hanya salah satu dari banyak strategi bisnis yang harus dipersiapkan ketika ingin memulai sebuah usaha. Misalnya saja strategi pemasaran, promosi, hingga desain kemasan.

Nah, berikut beberapa tips untuk memahami target pasar dan manfaatnya, seperti dikutip dari keterangan resmi Magu Magu Chicken, Rabu, 10 Agustus 2022:

1. Menentukan target pasar

Untuk lebih mudah dipahami, pembahasan akan dibagi menjadi dua. Pada bagian pertama akan membahas cara untuk memahami target pasar.

2. Pikirkan segmentasinya

Di sini, Anda bisa mengira-ngira kalangan mana saja yang membutuhkan produk yang dijual. Misalnya produk kuliner. Targetnya apakah mahasiswa, pekerja, atau anak-anak.

Akan lebih bagus jika produknya cocok untuk semua kalangan misalnya ayam goreng. Sebab, bisnis ini terbukti sangat menjanjikan dan memiliki segmentasi pasar yang luas.

Disukai semua kalangan dan tidak musiman. Beberapa contoh produk yang berhasil dengan produk olahan ayam hingga memiliki banyak cabang adalah Magu Magu Chicken atau Allin Chicken.

3. Survei minat dan harga

Setelah mengira-ngira targetnya, cobalah berbicara dengan beberapa dari mereka yang nantinya menjadi calon pelanggan. Anda bisa menanyakan jenis kuliner apa yang mereka sukai atau kira-kira berapa range harga per porsi. Atau, bisa juga minta tanggapan kepada teman-teman untuk rencana produk yang Anda jual.

4. Menciptakan persona pembeli

Menciptakan persona pembeli atau proyeksi ideal target pasar yang Anda incar cukup penting. Tentunya gambaran tersebut berdasarkan informasi dari riset yang sebelumnya sudah anda dikumpulkan. Dari sini akan lebih mudah menyesuaikan produk, melakukan promosi dengan target yang lebih terarah.

Semakin luas segmentasi pasar produk Anda maka akan semakin mudah untuk membuat proyeksi idealnya. Magu Magu Chicken salah satu yang cukup berhasil karena memiliki segmentasi pasar yang luas. Promosi yang dilakukan dapat dengan mudah diterima, sehingga produk yang dijual akan lebih mudah laris.

membidik target pasar

membidik target pasar

Photo :
  • vstory

5. Survei kompetitor

Coba riset seperti apa bisnis kuliner kompetitor. Anda bisa mencicipi beberapa produknya. Dari situ, Anda bisa mengambil informasi kira-kira ada hal yang bisa ditiru atau dikembangkan untuk bisnis Anda. Selain itu, Anda bisa mengamati review pembeli dari kompetitor. Misalnya, melalui media sosialnya atau via Google Maps.

6. Manfaat target pasar

Tujuan dari memahami target pasar adalah untuk memastikan produk yang Anda jual bisa sampai pada konsumen yang tepat. Tentunya ini akan berpengaruh pada tingkat penjualan nantinya.

7. Mempengaruhi tingkat penjualan

Dengan target pasar yang terarah, penjualan produk kuliner kita menjadi lebih fokus. Sebab, Anda tahu apa yang diinginkan konsumen. Selain itu, informasi yang Anda dapatkan dari survei pasar membuat lebih mudah ketika hendak mengembangkan produk.

Dengan pengembangan produk yang sesuai dengan keinginan pelanggan, tentu para pembeli berpotensi menjadi pelanggan setia. Menurut sebuah penelitian, 65 persen dari keuntungan sebuah perusahaan berasal dari repeat order yang dilakukan oleh pelanggan setianya.

8. Bisa memperkirakan modal

Dengan memahami target pasar, Anda bisa mengetahui perkiraan modal yang dibutuhkan. Pemasaran tentunya akan membutuhkan biaya.

Bujet yang Anda keluarkan tidak akan sia-sia karena fokus pada target. Berbeda ceritanya jika target pasar Anda random, tidak terarah dan mengincar semuanya, maka akan membutuhkan anggaran yang besar.

Sebagai gambaran adalah produk Magu Magu Chicken. Meskipun memiliki segmentasi pasar yang luas, bukan berarti target pasarnya random.

Peminat produk ayam goreng berasal hampir dari semua kalangan. Sehingga Magu Magu Chicken dapat dengan mudah membuka cabang dengan modal yang terjangkau, dengan membuka outlet hingga gerobakan.

9. Promosi lebih mudah

Anda akan lebih mudah melakukan promosi ketika segmentasi pasarnya lebih fokus. Semakin spesifik targetnya, promosi yang Anda lakukan pun tepat sasaran.

Anda juga bisa menyesuaikan kebutuhan media promosi yang akan Anda gunakan. Apakah melalui media cetak, media online, atau bahkan menggunakan influencer.

10. Mudah membuka cabang

Dapat membangun kedekatan dengan pelanggan dan lebih mudah untuk membuka cabang usaha. Sebab, Anda telah mengetahui segmentasi pasar dari bisnis yang dijalankan, sehingga mudah untuk mengembangkan cabang usaha.