4 Startup Lokal Unjuk Gigi di Depan 17 'Venture Capital'

Salah satu peserta Tinc Batch 7 Telkomsel.
Salah satu peserta Tinc Batch 7 Telkomsel.
Sumber :
  • Telkomsel

VIVA Tekno – Telkomsel membuka peluang bagi inovator lokal agar dapat mengoptimalkan potensinya dengan memanfaatkan ekosistem aset dan jejaring perusahaan melalui program Corporate Accelerator Tinc Batch 7 yang mempertemukan 4 startup, 11 alumni, 10 mitra, dan 17 venture capital.

Direktur Perencanaan dan Transformasi Telkomsel Wong Soo Nam menegaskan komitmennya memberdayakan startup Indonesia melalui Tinc untuk mengakselerasi pertumbuhan serta mewujudkan potensi-potensi melalui kolaborasi, dan memanfaatkan kapabilitas ekosistem, aset dan juga jejaring milik operator seluler pelat merah tersebut.

"Tentu saja Tinc jadi wadah bagi para stakeholders untuk bertemu dan membuka peluang kolaborasi, yang di antaranya dapat terwujud dalam bentuk fundraising, investment, atau strategic partnership," ungkapnya, dalam konferensi pers virtual, Jumat, 30 September 2022.

Tak lupa juga Telkomsel mengundang Telkomsel Mitra Inovasi, MDI Ventures, Aksara Ventures, Angel Investment Network Indonesia, Arise VC, Benson Capital, Global Founder Capital, Qualgro Singapore, Gayo Founder Capital, Cydonia VC, Jungle Venture, Kejora-SBI Orbit, Kinesys Group, Northstar Group, Sequoia Singapore, Skystar Capital, dan Venturra.

Direktur Perencanaan dan Transformasi Telkomsel Wong Soo Nam.

Direktur Perencanaan dan Transformasi Telkomsel Wong Soo Nam.

Photo :
  • Telkomsel

"Kami berharap pada program ini startup yang berpartisipasi bisa mendemonstrasikan resilience untuk bertahan di tengah perubahan dan krisis, melakukan reboot untuk beradaptasi terhadap peralihan tren dan kompetisi bisnis, serta selalu reinvent untuk mewujudkan gagasan baru dan tetap inovatif," tutur Soo Nam.

Pada segmen Demo Day, empat startup, yaitu Askara, Fammi.ly, Machine Vision, dan Tumbasin menyampaikan presentasi tentang lingkup bisnis, peta jalan bisnis, rencana kolaborasi, hingga rencana pendanaan mereka.