Ethereum Dilihat sebagai Versi Internet Berikutnya

Ethereum (ETH).
Sumber :
  • Al Jazeera

VIVA Tekno – Data dari platform Dappros pada 2023 menyebutkan bahwa blockchain (web3) developer di Indonesia baru berjumlah 296 developer. Angka ini masih berada di bawah Singapura yang memiliki 657 developer.

img_title Tak Lagi Mati Gaya di Udara, Wi-Fi Satelit Mulai Dibawa ke Dalam Pesawat

Head of Community Pintu, Jonathan Hartono, mengaku optimistis pertumbuhan investasi kripto dan pengembangan teknologi blockchain di Indonesia akan terus berlanjut, namun, disertai dengan peningkatan jumlah developer blockchain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, perusahaan rintisan atau startup jual beli dan investasi kripto, tersebut menggelar 'Road to Devcon Ethereum 2024' agar menjadi platform yang ideal bagi developer belajar sekaligus memperluas akses di dunia blockchain.

img_title Heboh! Informasi Pemadaman Internet Nasional 25-27 September, Komdigi Ungkap Faktanya

Dalam rangka memperkuat ekosistem Ethereum di Indonesia Pintu mengadakan diskusi dengan developer dan komunitas bertajuk 'Ethereum Meetup Indonesia' dengan menghadirkan dua pembicara, yakni Devcon Team Lead, Skylar Weaver dan Devcon Brand Designer, Tomo Saito.

"Kami percaya Indonesia memiliki banyak sekali crypto developer berkualitas yang mampu mengembangkan sebuah proyek di bawah ekosistem Ethereum. Melalui 'Ethereum Meetup Indonesia', kami ingin menjadi wadah untuk para developer dan komunitas bisa bereksplorasi, memperluas koneksi, serta mengambil pengalaman berharga dari para profesional di bidang web3," ungkapnya di Jakarta, Selasa, 30 April 2024.

img_title Pengelolaan Keamanan Jaringan Terintegrasi Jadi Kunci Penguatan Ekosistem Bisnis Digital

Pada kesempatan yang sama, Skylar Weaver, Devcon Team Lead, melihat Ethereum sebagai versi internet berikutnya yang memiliki tujuan untuk memberikan dampak secara langsung bagi negara-negara berkembang di Asia Tenggara, terutama Indonesia.

"Adapun manfaat yang dapat dirasakan melalui penggunaan Ethereum antara lain memberikan masyarakat akses terhadap layanan keuangan, akses terhadap uang yang tahan terhadap sensor, hingga mengutamakan privasi pengguna," tutur dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Devcon Brand Designer, Tomo Saito, memberikan apresiasi terhadap antusiasme komunitas di Indonesia. "Meski dari segi jumlah developer, Asia Tenggara masih tertinggal, namun semangatnya sangat tinggi," paparnya.

Garuda Indonesia menggandeng Yoowifi Indonesia meluncurkan Garuda eSIM

Penumpang Internasional Kini Bisa Punya Akses Internet di 160 Negara Tanpa Ganti Kartu SIM

Garuda Indonesia menegaskan komitmen untuk menghadirkan nilai tambah layanan penerbangan, yang menjawab kebutuhan perjalanan yang terus berkembang bagi penumpang

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut