2 Anak Muda Indonesia Siap Berjibaku di Tokyo

Tokyo, Jepang.
Sumber :
  • Pixabay/cegoh

Jakarta, VIVA – Dua anak muda Indonesia siap berjibaku di Tokyo, Jepang pada 1 Juli 2025. Keduanya yaitu I Putu Eka Budiarta dan Ni Luh Made Adelia Meysa Putri.

img_title Pulung Agustanto: Anak Muda Menganggur Jadi Korban Kebijakan yang Salah

Mereka akan memperebutkan gelar 'Asia Young Designer of The Year' dan berkesempatan mendapatkan beasiswa di Harvard Graduate School of Design, Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

I Putu Eka Budiarta dari Universitas Warmadewa Bali dengan karya Community Revival berhasil meraih Gold Winner untuk Kategori Arsitektur.

img_title 35 Persen Anak Muda Lajang di Jepang Tak Mau Menikah, Alasannya Pendapatan hingga Kehilangan Waktu Hobi

Sedangkan, Ni Luh Made Adelia Meysa Putri dari Institut Desain dan Bisnis Bali dengan karya Mayungan Teh sukses mendapat Gold Winner untuk Kategori Desain Interior.

"Saya sangat bangga dan bahagia karena telah membawa nama baik universitas dan juga menunjukkan hasil kerja keras sehingga karya ini bisa meraih penghargaan," ungkap I Putu Eka Budiarta.

img_title Jabar Targetkan Anak Muda Tak Lagi Nganggur di 2029

Senada, Ni Luh Made Adelia Meysa Putri mengaku terharu karena berhasil menyabet penghargaan bertaraf internasional. "Semoga karya ini dapat membawa manfaat bagi keberlangsungan kehidupan di Bumi," jelasnya.

Sebagai informasi, keduanya pemenang utama ajang kompetisi mahasiswa-mahasiswi desain tingkat internasional, AYDA Awards 2024/25 dengan tema 'Converge: Glocal Design Solutions', yang diinisasi Nippon Paint.

Dua anak mudah Indonesia ini berhasil meraih penghargaan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp20 juta, kesempatan magang, serta mewakili Indonesia untuk berjibaku dalam ajang AYDA International Summit di Tokyo, Jepang pada 1 Juli 2025.

Senior Marketing Manager Nippon Paint Indonesia, Linda Kam, ingin mendorong para desainer muda untuk menggabungkan kreativitas dalam mendesain dengan isu global yang sedang diperjuangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tujuan akhir dari karya ini adalah untuk membangun harapan bagi masyarakat yang membutuhkan solusi dan membantu perkembangan masyarakat melalui desain.

"AYDA Awards bukan hanya sebagai sarana untuk mengasah keterampilan teknis, namun juga untuk mengembangkan pemikiran kritis para desainer muda, serta mengasah kemampuan dalam merancang solusi desain yang tak hanya estetis, namun juga fungsional, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif pada sekitar," kata dia.

Ilustrasi Pelajar.

Bukan Cuma Jago Debat, 15 Pelajar Indonesia Disiapkan Tampil di Forum Internasional

Forum tersebut mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk membahas isu-isu global sekaligus menyusun resolusi berdasarkan persoalan yang dibahas.

img_title
VIVA.co.id
13 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut