Lazada Bantu UKM di Pelosok untuk Go Digital

Co-Chief Executive Officer Lazada Indonesia, Florian Holm
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mitra Angelia

VIVA.co.id – Pemain e-commerce di Indonesia Lazada meluncurkan program edukasi UKM di 11 kota di Indonesia. Lazada bekerja sama dengan Facebook serta platform ekspedisi SiCepat memoles UKM agar go digital. Program edukasi UKM itu  merupakan salah satu bagian dari insiatif #KamuJugaBisa.

img_title Fasilitasi Pelaku Usaha Lokal, Lazada Buka Akses Ekosistem Digital di JITEX 2026

Co-Chief Executive Officer Lazada Indonesia, Florian Holm mengatakan, Lazada tidak hanya mengunjungi UKM yang berada di kota besar. Namun, mereka akan menyisir UKM yang berada di wilayah pelosok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kami memberikan edukasi, mengetahui tantangan yang mereka hadapi dan memberikan solusi dalam mengembangkan usahanya," ujar Holm saat peluncuran program roadshow #upgradeUKM di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

img_title Expert Care: Skincare Anak Lokal dari Riset Dokter Anak, Kini Mudah Diakses dari Seluruh Indonesia

Selama roadshow, partisipan bakal mendapatkan kesempatan belajar mengenai cara memanfaatkan marketplace daring untuk usaha para UKM. Sehingga bisa meningkatkan penjualan dan memajukan bisnis UKM.

Lazada juga akan menghadirkan penjual sukses, yang akan berbagi pengalaman bagaimana perjalanan UKM yang go digital bisa berhasil dan mengembangkan usaha di Lazada.

img_title Belanja Mudah dan Hemat di Lazada Ramadan Sale untuk Semua Kebutuhan Puasa

Holm menyatakan, program Lazada ini sejalan dengan pesan Presiden Joko Widodo terkait pentingnya meningkatkan jumlah titik pusat perekonomian baru di Indonesia. Dalam menggulirkan program ini, Lazada mendapatkan dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), yang punya tiga misi, yaitu pembinaan keterampilan dan kemampuan berbisnis, membantu menyediakan platform berjualan serta mendorong citra dan pemasaran produk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diharapkan melalui roadshow #upgradeUKM, lebih banyak UKM kreatif yang terbantu dan terdorong untuk upgrade bisnisnya, bahkan hingga level global," ujar Wakil Kepala Bekraf, Ricky Pesik di lokasi yang sama.

Untuk informasi, selain di Indonesia, Lazada juga hadir di Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Tercatat lebih dari 80 ribu penjual dari negara tersebut mempunyai toko daring di platfrom Lazada, dan ada 2.500 merek. (mus)

Ilustrasi penjualan online.

4 E-Commerce Ini Bakal Resmi Pungut Pajak Mulai 1 November 2026, Shopee hingga Blibli

Deretan e-commerce ini seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli dijadwalkan mulai memungut PPh pedagang online pada 1 November 2026. Simak tarif dan pengecualiannya.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut