Ingin Eksis di Zaman Now, Ritel Lokal Gelar Lapak E-Commerce

Kerja sama Ramayana Department Store dan e-commerce Lazada, beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • Dok. Ramayana

VIVA – Saat ini perilaku konsumen di Tanah Air lebih banyak berbelanja melalui internet atau online ketimbang pergi ke ritel konvensional.

img_title Fasilitasi Pelaku Usaha Lokal, Lazada Buka Akses Ekosistem Digital di JITEX 2026

Pergeseran pola belanja konsumen dari offline atau konvensional ke online berdampak pada bisnis retail konvensional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah perusahaan mulai menutup gerainya, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk, Debenhams dan Lotus.

img_title Expert Care: Skincare Anak Lokal dari Riset Dokter Anak, Kini Mudah Diakses dari Seluruh Indonesia

Namun rupanya hal itu tidak terlalu berdampak bagi Ramayana Department Store.

Menurut Vice President Director PT Ramayana Lestari Sentosa, Tbk., Jane Melinda Tumewu, perdagangan elektronik (e-commerce) hanya berkontribusi sebesar satu persen terhadap total penjualan ritel.

img_title Belanja Mudah dan Hemat di Lazada Ramadan Sale untuk Semua Kebutuhan Puasa

Meski begitu, bukan berarti Ramayana tidak ingin merambah e-commerce. Menyusul kesuksesan penjualan lewat 118 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk tiga yang terbaru dibuka pada bulan ini, Jane menegaskan bahwa Ramayana kini memperluas bisnis ritel ke dunia e-commerce.

Dengan mengusung hashtag #RamayanadiLazada, mereka membuka gerai resminya di salah satu situs e-commerce ternama di Indonesia sejak 7 November 2017 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jane mengatakan, kerja sama dengan Lazada bertujuan agar masyarakat luas semakin mudah mendapatkan produk berkualitas sesuai dengan kampanye terbaru Ramayana, yaitu #RamayanaAwetKerennya, sebagai kampanye lanjutan dari #KerenHakSegalaBangsa. 

"Kerja sama ini menunjukkan kepada konsumen online bahwa dengan perubahan menuju zaman kekinian, Ramayana tetap eksis di zaman now," ungkap Jane, dalam keterangannya, Senin, 11 8 Desember 2017.

Ilustrasi penjualan online.

4 E-Commerce Ini Bakal Resmi Pungut Pajak Mulai 1 November 2026, Shopee hingga Blibli

Deretan e-commerce ini seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli dijadwalkan mulai memungut PPh pedagang online pada 1 November 2026. Simak tarif dan pengecualiannya.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut