Robot Jadi 'Pelayan' Drive Thru McDonald's, Tawarkan Menu Ikut Cuaca

Ilustrasi Restoran McDonald's
Sumber :
  • McDonald's Korea

VIVA – Raksasa makanan cepat saji yang berbasis di Amerika Serikat, McDonald's, dikabarkan mulai mengadopsi robot AI atau kecerdasan buatan untuk melayani pemesanan pada drive-thru.

img_title Teknologi AI Makin Canggih, Pekerjaan yang Dulu Butuh 3 Orang Kini Bisa Ditangani Sendiri

Dilansir dari Metro, Jumat 29 Maret 2019, sistem AI tersebut dapat menawarkan menu pada pelanggan berdasarkan cuaca setempat. Misalnya, pada hari yang panas, robot akan menawarkan es krim McFlurry.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Teknologi adalah elemen penting, dari rencana pertumbuhan kami. Kami ingin meningkatkan pengalaman untuk pelanggan dengan memberikan kenyamanan pada proses pemesanan," kata Presiden dan Kepala Eksekutif McDonald's, Steve Easrterbrook.

img_title Cemaskan Algoritma dan Perkembangan AI, Paus Leo XIV Minta Dibedakan Karya Manusia dan Mesin

Ia melanjutkan, akuisisi ini ditujukan untuk memperluas kemampuan perusahaan, guna meningkatkan peran teknologi dan data yang akan dimainkan di masa depan. Kecepatan pelayanan merupakan visi perusahaan untuk menciptakan pengalaman pelanggan.

img_title AI Bisa Bunuh Miliaran Manusia, Begini Skenario Cara Kerjanya

Perusahaan dilaporkan membeli dari perusahaan AI, Israel Dynamic Yield, dengan nilai £227 ribu atau sekitar Rp4 miliar pada tahun lalu. Di masa depan, teknologi ini juga kemungkinan ditambahkan ke restoran-restoran McD lain atau aplikasi pemesanan di smartphone.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Easrterbrook menambahkan, AI juga akan bekerja dengan mengenali nomor pelat mobil pelanggan dan akan menyesuaikan penawaran menu dengan produk yang mereka pernah beli sebelumnya.

Perusahaan berencana meluncurkan teknologi ini ke seluruh restoran di Amerika Serikat pada 2019. Setelahnya, barulah McD memperluas ke pasar global. 2020, kemungkinan negara Inggris, yang menjadi tujuan. (asp)

Perang di pasar chip pemroses teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin ketat.

Saling Salip di Bisnis Chip, Huawei Klaim Lampui Nvidia

Perang di pasar chip semakin ketat, Huawei, mengklaim chip Aschend, perangkat pemroses teknologi kecerdasan buatan (AI) miliknya, telah melampaui Nvidia

img_title
VIVA.co.id
4 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut