Bulan Purnama Mars Ini Kenapa Bentuknya Mirip Permen

Bulan Planet Mars, Phobos
Sumber :
  • Dokumen NASA

VIVA – Badan Antariksa Amerika Serikat belum lama ini merilis penampakan salah satu Bulan Planet Mars, Phobos saat purnama. Berdasarkan citra pengamatan NASA, penampakan purnama Phobos berbeda dengan purnama satelit Bumi. 

img_title Erupsi Anak Krakatau Terekam NASA, Begini Penampakan dari Angkasa

Kalau purnama Bulan Bumi tampil sempurna bulat, penampakan purnama Phobos malah seperti bentuk permen. Dikutip dari laman NASA, Selasa 14 Mei 2019, wahana pengorbit Mars, Mars Odyssey mengamati fase Phobos dari waktu ke waktu sejak September 2017. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam mengamati Phobos, wahana tersebut menggunakan kamera deteksi panas Thermal Emission Imaging System (THEMIS). Kamera ini mendeteksi perubahan suhu di permukaan Phobos tiap satelit alami itu mengelilingi Mars tiap tujuh jam. Deteksi panas ini membantu kamera THEMIS memetakan perbedaan tekstur dan mineral di permukaan Phobos. 

img_title Punya Cat Mobil Unik? Begini Cara Bengkel Menyamakan Warnanya

Penyelidik dan peneliti riset senior THEMIS di Space Sciences Institute di Boulder, Colorado, Johus Bandfield yang terlibat dalam pengamatan Phobos mengatakan, dalam citra Phobos dalam fase setengah Bulan, ilmuwan melihat ada beberapa permukaan Phobos yang kasar atau halus mengikuti lapisannya. 

Tim Bandfield kini juga sedang bekerja mengumpulkan data mineral termasuk logam yang ada di dalam Phobos. 

img_title Psikologi Warna dalam Kehidupan Sehari-hari, Kenali yang Bermakna Ketenangan hingga Kemakmuran

"Dengan memelajari fitur permukaan, kita belajar di mana area paling berbatu di Phobos dan mana saja yang areanya berdebu halus," ujarnya. 

Data pengamatan wahana Odyssey juga membantu ilmuwan untuk mengidentifikasi titik-titik bahaya pendaratan di Phobos, juga memahami lingkungan antariksa yang bisa membantu misi masa depan pendaratan di permukaan Phobos. 

Phobos tampilannya berwarna pelangi berwarna-warni. Citra pengamatan 29 September 2017 menunjukkan, penampakan Phobos yang belum pada fase sempurna dengan dominasi warna biru diikuti warna kuning. Kemudian citra pengamatan 15 Februari 2018 menunjukkan Phobos tampil lebih mengecil dengan warna kuning yang menonjol. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada yang menarik dari tampilan purnama Phobos pada 24 April 2019. Tampilan gambar terbaru dari fase sempurna ini dominan warna merah dan disebutkan mirip permen. 

"Gambar baru ini semacam permen, dan itu menunjukkan area terpanas di tengah dan secara makin dingin keluar dari pusat purnama," jelas pemimpin misi Odyssey, Jeffrey Plaut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut