Berlian Tercipta Sempurna Berkat Bantuan Sengatan Listrik

Berlian.
Sumber :
  • VIVA/Sumiyati

VIVA – Sebuah studi menyebutkan berlian membutuhkan sedikit sengatan dari medan listrik sebelum terbentuk sempurna di mantel Bumi. Namun, sengatan tersebut tidaklah besar melainkan hanya 1 volt saja.

img_title Bukan Pamer! Anggun C Sasmi Bongkar Alasan Tak Pernah Lepas Cincin Berliannya, Ternyata Punya Makna Mendalam

"Hasil kami dengan jelas menunjukkan bahwa medan listrik harus dianggap sebagai faktor tambahan penting yang mempengaruhi kristalisasi berlian," kata Ketua Peneliti, Yuri Palyanov, seperti dikutip dari situs Live Science, Senin, 8 Februari 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Batu Berlian Kini Bisa Dibuat Manusia dengan Mudah dan Cepat

img_title Pria di Tanjung Priok Tersengat Listrik Saat Hendak Curi Kabel Gardu, Alami Luka Bakar 70 Persen

Berlian terbuat dari atom karbon yang tersusun dalam struktur kristal tertentu. Salah satu mineral berharga ini terbentuk lebih dari 150 kilometer di bawah permukaan Bumi, di mana tekanan mencapai beberapa gigapascal dan suhu dapat melonjak hingga 1.500 derajat Celcius.

Faktor-faktor di balik kelahiran permata tersebut merupakan sebuah misteri. Untuk itu tim peneliti gabungan dari Rusia dan Jerman melihat salah satu faktor khusus, yaitu medan listrik di bawah tanah. Dalam percobaan di laboratorium, mereka menirukan kondisi di dalam mantel - lapisan yang ada tepat di bawah kerak Bumi.

img_title 6 Mineral Langka yang Nilainya Lebih Mahal dari Emas, Paling Murah Rp331 Juta

Selain itu, berlian dan grafit hanya terbentuk di katoda atau bagian negatif dari medan listrik. Titik ini menyediakan elektron untuk memulai proses kimiawi, sehingga senyawa karbon oksigen tertentu dalam karbonat dapat menjalani serangkaian reaksi menjadi karbondioksida. Dengan begitu atom karbon dapat membentuk berlian.

Palyanov dan tim peneliti berhasil menciptakan berlian sintetis berukuran kecil dengan diameter tidak lebih dari 0,007 inchi. Mereka terkejut karena batu ini mirip dengan berlian alami, termasuk kandungan nitrogen yang relatif tinggi dan inklusi silikat karbonat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Fenomena ini juga dikenal sebagai 'tanda lahir' berlian tapi belum sempurna," jelas dia. Tegangan lokal ini kemungkinan disebabkan oleh lelehan batuan dan cairan di mantel yang memiliki konduktivitas listrik tinggi, tetapi tidak jelas seberapa kuat medan listriknya.

Hasil penelitian ini sudah diterbitkan pada 20 Januari 2021 di Jurnal Science Advances. "Apa yang kami lakukan ini juga menunjukkan bahwa medan listrik lokal memainkan peran penting dalam pembentukan berlian di mantel Bumi. Pendekatan kami sangat menarik lewat pengembangan metode baru untuk memproduksi berlian dan bahan karbon lain dengan sifat khusus," kata Palyanov.

Pelaku pembawa kalung berlian milik penumpang penetbangan di Bandara Internasional Soetta

Kalung Berlian Rp 300 Juta Hilang di Bandara Soetta, Diambil Pria dan Dijual

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil menemukan perhiasan berupa kalung berlian senilai Rp300 juta milik seorang penumpang pesawat di bandara tersebut

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut