Jawaban Mengapa Planet Mars Berwarna Merah
- DW
VIVA – Mars dikenal sebagai Planet Merah yang begitu khas. Warna planetnya bahkan dapat dilihat dengan mata telanjang dari Bumi ketika muncul di langit malam seolah-olah itu adalah bintang merah. Lantas, apa penyebab Mars warnanya Merah? Hal itu karena ada dua alasan utama, yakni permukaan dan atmosfer.
Permukaannya ditutupi partikel besi oksida, yaitu senyawa yang sama yang memberikan warna merah pada karat. Mars memiliki begitu banyak besi oksida di permukaannya karena planet ini ukurannya lebih kecil dan memiliki gravitasi yang lebih lemah daripada Bumi.
Ketika planet-planet terbentuk sekitar empat miliar tahun silam, permukaannya akan terbuat dari 'lautan neraka' di mana komposisinya terdiri dari batuan cair dan logam, termasuk besi oksida yang terbentuk secara alami, menurut situs Newsweek, Selasa, 21 September 2021.
Ukuran Bumi yang lebih besar dan gravitasi yang lebih kuat membuat batuan cair ini berada di bawah tekanan yang lebih tinggi di masa-masa awalnya, sehingga menghasilkan suhu yang lebih tinggi. Ini mengubah besi oksida menjadi cair dan menyebabkannya tenggelam ke inti planet.
Bentuk Mars yang lebih kecil membuat suhunya tidak sama. Pada Bumi, besi oksida tetap stabil tapi tidak tenggelam ke inti planet dalam jumlah yang begitu banyak, sehingga lebih tersebar ke seluruh planet. Penjelasan ini berawal dari penelitian pada 2004 oleh David Rubie dan tim di University of Bayreuth, Jerman.
Alasan kedua mengapa Mars berwarna merah adalah atmosfernya. Atmosfer Mars telah dianalisa secara ekstensif oleh Penjelajah Curiosity NASA yang mendarat pada 2012.
Para ilmuwan menemukan bahwa atmosfer Mars di permukaan terdiri dari 95 persen karbondioksida, 2,6 persen nitrogen, 1,9 persen argon, 0,16 persen oksigen, dan 0,06 persen karbonmonoksida.
Atmosfer Mars tampak merah karena begitu banyak debu besi oksida di Mars tertiup saat angin badai. Badai yang membawa debu ini terjadi setiap tahun, dan beberapa di antaranya sangat besar, sehingga menutupi area seukuran benua dan dapat berlangsung selama berminggu-minggu.
Beberapa badai bahkan mengelilingi seluruh planet dan menyebabkan Penjelajah Curiosity NASA berhenti bekerja. Alasan warna merah ini juga melibatkan sinar Matahari yang memantul dari Planet Mars.