Facebook Ajak Kamu Hidup di Alam Semesta Virtual

Kepala Eksekutif Facebook Mark Zuckerberg.
Kepala Eksekutif Facebook Mark Zuckerberg.
Sumber :
  • NPR

Hal ini sebagian disebabkan oleh meningkatnya kesadaran publik tentang non-fungible tokens (NFT) – sebuah teknologi yang dapat memainkan peran kunci dalam metaverse.

NFT bisa diartikan sebagai jenis aset digital yang berfungsi kurang lebih sebagai item kolektor virtual. Salah satu contoh NFT yang berhasil menarik perhatian pada awal tahun ini adalah sebuah file JPG dari kolase foto yang berhasil terjual seharga US$69 juta (Rp976 miliar).

Awal Oktober kemarin, perancang busana Dolce & Gabbana juga menjual koleksi pakaiannya dalam bentuk NFT, dengan beberapa item dimaksudkan untuk dikenakan oleh avatar digital.

Pada beberapa dunia virtual yang ada saat ini, para pengguna telah melakukan transaksi senilai ratusan ribu dolar dalam bentuk mata uang kripto untuk membeli NFT real estat dan properti digital.

Seperti diler seni ternama, Sotheby, baru-baru ini dilaporkan membeli real estat digital sendiri, yang akan digunakan untuk membangun replika galeri seninya yang ada di London, Inggris. Nantinya, real estat digital itu akan digunakan untuk mengadakan pertunjukan seni virtual.

Transaksi dan kepemilikan sebagian besar NFT dicatat di Blockchain Ethereum, jaringan Blockchain yang menampung Ether – cryptocurrency terbesar kedua setelah Bitcoin.

Metaverse mungkin baru akan berfungsi secara penuh dalam beberapa dekade mendatang. Selain teknologi utamanya yang masih belum terlalu mainstream, banyak pula pertanyaan yang menyelimutinya, seperti masalah legalitas hukum.