Beban Tukang Kayu Jadi Ringan berkat Robot

Ilustrasi robot dan manusia di industri.
Sumber :
  • Robotic Industries Association

Robot kolaboratif

Photo :
  • Istimewa

img_title Kisah Awal Mula Kakak Beradik 'Duo Presisi' Bisa Diberangkatkan Umrah Gratis oleh Kapolri

Pengrajin sendiri dibutuhkan untuk membuat robot bekerja tanpa gangguan apapun. Robot juga harus latihan gerakan baru, dan harus diawasi, sampai segalanya berjalan benar dan lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi untuk menggunakan robot, orang juga harus berpikir di luar hal yang normal. Peter Hussl, juga seorang pengrajin kayu, menjelaskan, "Robot tidak punya mata. Dia tidak bisa melihat kalau ada kotoran. Atau jika ada keretakan pada sepotong kayu, atau lubang, atau lainnya." Jadi masih ada yang harus dipelajari.

img_title Ramalan Feng Shui Hari Ini, Ini Waktu Terbaik Buka Peluang Hoki dan Rezeki

Karena Cobot sendiri tidak bisa melihat apa yang dilakukannya, pengrajinlah yang harus memperhitungkan kemungkinan gangguan pada pekerjaannya. Itu pekerjaan besar.

Para pembuat model dari Werk5 sudah berpikir lebih jauh. Dengan dukungan teknis dari Universitas Teknik Berlin, mereka melengkapi Cobot dengan kamera tiga dimensional.

img_title Toyota Siapkan 400 Ribu Robot, Karyawan Malah Jadi Gurunya

Dengan demikian, robot bisa memindai bongkah yang sedang dikerjakan. Thilo Rörig, pembuat program pada proyek itu, menjelaskan keuntungannya.

"Kami memperluas kemampuan Cobot dengan sebuah kamera, karena dia sendiri lewat sendi-sendinya tentu tahu posisinya di dalam ruangan, tapi tidak bisa menangkap apa yang terjadi di sekelilingnya".

Itu sekarang bisa dia lakukan dengan kamera. Jadi orang sekarang juga bisa menempatkan gambar tiga dimensional ke dalam komputer. Begitu dijelaskan Thilo Rörig, yang ahli matematika dan komputer.

Kamera bantu robot berorientasi

Sekarang Cobot bisa berorientasi sendiri pada bongkah kayu. Ia bisa melihat permukaannya yang cembung, dan menyesuaikan gerakannya pada permukaan, tanpa bantuan manusia.

Percobaan yang tampak seperti permainan ini nantinya bisa digunakan, misalnya untuk mengenali cacat pada sebuah permukaan, dan mengampelasnya. Pekerjaan mengampelas perlu kepekaan, tapi juga sangat melelahkan. 

Menurut Thilo Rörig, mengampelas menyebabkan banyak debu, dan bising. Tapi sangat lazim digunakan di berbagai cabang kerajinan tangan. "Jadi kami berusaha agar robot yang melakukan pekerjaan ini. Supaya pengrajin bisa berkonsentrasi pada pekerjaan yang menyangkut estetika."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah Cobot akan benar-benar bisa digunakan dalam dunia kerajinan tangan? Itu belum bisa dijawab. Tapi peluangnya besar!

Pendiri Gates Foundation Bill Gates di Istana Negara, 7 Mei 2025

Bill Gates Peringatkan Dampak AI, Ekonomi dan Kehidupan Bisa Berubah dalam 20 Tahun ke Depan

Bill Gates memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) berpotensi memicu gejolak ekonomi dan sosial selama dua dekade ke depan. Baca selengkapnya terkait peringatan Gates

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut