9 Fakta Markas Besar Steve Jobs Apple Park, Habiskan Rp65 Triliun
- U-Report
Legenda desain Apple, Jony Ive sudah meninggalkan perusahaan saat Apple Park dibangun. Sehingga banyak yang menganggap bahwa Apple Park adalah produk Apple terakhir yang dirancang Jony Ive sebelum keluar, sebagai wujud hadiah untuk mendiang sang sahabat, Steve Jobs.
4. Butuh Biaya Fantastis
Dana pembangunan Apple Park terbilang fantastis. Apple diperkirakan menggelontorkan biaya sebesar US$ 5 miliar atau lebih dari Rp 65 triliun. Biaya ini sudah termasuk pembelian lahan senilai US$ 160 juta. Wajar saja produk ini disebut mega proyek karena menghabiskan dana yang besar dan menilik dari keseluruhan struktur bangunan.
5. Tampung Belasan Ribu Pegawai
Area ini dapat menampung sekitar belasan ribu pegawai. Luas areanya adalah 70,82 hektar. Steve Jobs mengetahui bahwa sebidang tanah seluas 100 hektar mungkin tersedia, bersebelahan dengan lokasi pabrik. Area ini luasnya sama dengan 100 kali lapangan sepak bola. Bangunannya terdiri dari 4 lantai dan 3 lantai di bawah dengan luas 853.440 meter persegi.
6. Paling Ramah Lingkungan di Bumi
Apple Park diklaim sebagai bangunan paling ramah lingkungan di bumi. Hal tersebut disebabkan karena seluruh kegiatan menggunakan energi terbarukan yang didapat dari rangkaian panel surya yang dipasang di atas gedung. Panel surya tersebut dapat menghasilkan listrik 17 mega watt untuk memenuhi kebutuhan gedung tersebut. Gedung juga dikelilingi oleh rerumputan dan pepohonan yang memiliki kebun buah di tengah ring. Gedung ini memiliki 800 panel kaca yang melengkung tinggi menghubungkan semua jalan.
7. Pintu Masuk bergaya khas Steve Jobs
Oleh karena bangunan berbentuk cincin, maka tidak ada pintu masuk utama karena sudah ada sembilan pintu masuk sesuai dengan gaya Steve Jobs. Begitu memasuki gedung, Anda akan mendapatkan dinding kaca pengaman yang melengkung setinggi 13,7 meter. Dinding tersebut tidak terbuat dari potongan kaca biasa. Potongan kaca tersebut adalah potongan kaca terbesar dan terkuat di dunia. Jenis kacanya khusus di mana para kontraktor harus membangun mesin baru untuk membuat kaca ini. Semua aspek sangat diperhatikan termasuk wastafel dan kran pada bangunan.