Neeva, Mesin Pencari Rival Google

Neeva.
Sumber :
  • stickpng.com

VIVA Tekno – Para pengguna internet kini memiliki opsi baru mesin pencari bernama Neeva. Diluncurkan tahun lalu, Neeva mengklaim bahwa mesin pencarinya bebas iklan dan akan segera hadir di Uni Eropa seperti yang dilansir dari TechCrunch.

img_title Regulator hingga Investor Didorong Sinergis Benahi Tata Kelola Ekosistem Startup Nasional

Ada fakta unik di balik pembuatannya, ternyata Neeva didirikan oleh mantan insinyur dan eksekutif teknologi periklanan Google.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat (AS) secara resmi meluncurkan mesin pencari khusus berlangganan di pasar domestik AS pada Juni tahun lalu.

img_title Janji Telkomsel usai Putusan MK soal Sisa Kuota Internet

Dalam bulan-bulan berikutnya, Neeva dikabarkan telah mengumpulkan lebih dari 600 ribu pengguna yang sebagian besar menggunakan paket gratis. Kini, perusahaan mencari pasar lebih luas guna meningkatkan pertumbuhan.

tampilan mesin pencari Neeva

Photo :

img_title Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

Uni Eropa dipilih menjadi langkah ekspansi perdana Neeva karena banyaknya keluhan antimonopoli yang saat ini dihadapi oleh Google dengan menargetkan segala sesuatu mulai dari e-commerce (Google Shopping), sistem operasi Android, hingga dominasi di pasar iklan online.

Situs pencari yang menjadi produk andalan berfungsi sebagai pintu gerbang ke internet bagi miliaran orang di seluruh dunia.

Inilah alasan Uni Eropa telah memaksa Google untuk melonggarkan cengkramannya dengan menawarkan beberapa pilihan kepada pengguna Android. Mereka ingin Google mengadakan mesin pencari lain sebagai default ketika set up sebuah perangkat elektronik.

Situs google.

Photo :
  • pixabay

Walaupun cara ini sebagian besar tidak efektif karena berbagai alasan, Eropa tetap dianggap sebagai wilayah yang cukup subur untuk dijelajahi oleh startup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pendiri dan CEO Neeva Sridhar Ramaswamy berharap perusahaannya yang berusia tiga tahun dapat berjalan dengan ekspansi pasar lebih lanjut di dunia.

Ilustrasi internet berbasis cloud. (FOTO: File/readitquik.com)

Pengelolaan Keamanan Jaringan Terintegrasi Jadi Kunci Penguatan Ekosistem Bisnis Digital

Transformasi digital terus mendorong perusahaan dan berbagai institusi, untuk bisa semakin beradaptasi dengan kebutuhan teknologi yang semakin kompleks hari ini.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut