Beda dengan Halloween, Meksiko Peringati Hari Orang Mati

Perayaan 'Day of the Dead' atau Hari Orang Mati.
Sumber :
  • Getty Images

VIVA Tekno – The Day of the Dead atau Hari Orang Mati mungkin terdengar seperti peristiwa yang serius, tetapi  hari libur terkenal di Meksiko ini sebenarnya adalah peringatan dari orang yang telah meninggal dunia.

img_title Mau Liburan Anti Mainstream ke Singapura? Coba Sensasi Halloween Penuh Teror Ini

Perayaan nasional yang meliputi  parade besar-besaran di Mexico City biasanya dimulai pada malam 31 Oktober di mana para keluarga duduk berjaga di situs kuburan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tradisi Meksiko menyatakan bahwa pada 1 dan 2 November, orang mati dibangkitkan untuk terhubung kembali dan merayakan dengan keluarga dan teman mereka yang masih hidup.

img_title Temuan Kerangka di Perkebunan Tebu Gorontalo Diduga Remaja Perempuan Echa yang Hilang 3 Bulan, Korban Pembunuhan?

Mengingat waktunya, mungkin ada yang menyamakan The Day of the Dead dengan Halloween, hari liburan Amerika Serikat (AS) yang bertema hantu. Tetapi kedua hari raya itu mengungkapkan keyakinan yang berbeda secara fundamental.

Sementara Halloween berasal dari tradisi pagan dan Kristen, Hari Orang Mati memiliki akar adat sebagai perayaan Dewi Kematian Aztec, menurut situs Live Science, Senin, 31 Oktober 2022.

img_title Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Tebu Gorontalo Diduga Jasad Echa yang Dilaporkan Hilang 3 Bulan

Kerangka yang dihias di Hari Orang Mati

Photo :
  • Alfonso Martorell

The Day of the Dead dapat ditelusuri kembali ke penduduk asli Meksiko tengah dan selatan, wilayah di mana Kirby Farah melakukan penelitian arkeologi.

Ketika Spanyol tiba di Meksiko tengah 500 tahun silam, wilayah itu memiliki jutaan penduduk asli. Para conquistadores sebagian besar mencirikan mereka sebagai Aztec karena pada saat itu mereka bersatu di bawah kekaisaran Aztec yang luas.

Menurut  catatan zaman kolonial, kerajaan Aztec dibentuk pada 1427 Masehi hanya sekitar satu abad sebelum kedatangan Spanyol. Berabad-abad sebelumnya ini disebut sebagai 'Dia de los Muertos' yang mungkin berasal dari Suku Toltec di Meksiko tengah.

Bagaimana pun saat penjajah Spanyol menyerbu pada 1519 M Suku Aztec mengakui jajaran dewa yang luas termasuk Dewi Kematian dan dunia bawah bernama  Mictecacihuatl.

Dewi tersebut dirayakan sepanjang bulan kesembilan dari kalender Aztec, bulan 20, hari yang kira-kira berhubungan dengan akhir Juli dan awal Agustus.

Perayaan Hari Orang Mati

Photo :
  • Wikimedia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mitologi Aztec menceritakan bahwa Mictecacihuatl dikorbankan sebagai bayi dan secara ajaib tumbuh dewasa di dunia bawah, di mana dia menikah bersama suaminya dan kemudian memimpin dunia bawah.

Mictecacihuatl -yang sering digambarkan dengan kulit terkelupas dan rahang kerangka yang menganga- dikaitkan dengan kematian dan kebangkitan. Menurut salah satu mitos, Mictecacihuatl dan suaminya mengumpulkan tulang-tulang agar bisa kembali ke negeri orang hidup dan dipulihkan oleh para dewa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut