Membendung Gelombang 'Big Tech'

Elon Musk.
Sumber :
  • Expat Guide Turkey

"Kami berada di fase awal perubahan besar, dan perubahan ini memakan waktu lama. Tapi, kami sedang membangun menuju sesuatu," tutur dia.

img_title Daftar HP Android yang Enggak Diterima WhatsApp, iPhone Sebentar Lagi

Mozilla Foundation yang berbasis di San Francisco, AS cenderung mengarah ke dunia modal ventura. Organisasi nirlaba itu dikenal pada awal 2000-an bersama dengan komunitas relawan internet membangun Browser Firefox sebagai perangkat lunak open source.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam waktu kurang dari satu dekade, Firefox berhasil merebut sekitar 30 persen pangsa pasar. Namun, angka itu kembali turun, dan pada 2022, menjadi sekitar 4 persen dengan browser Google Chrome dan Apple Safari sekarang mendominasi pasar.

img_title Cek HP Android Kamu Sekarang kalau Tidak Mau Jadi 'Sampah'

Mozilla meluncurkan Firefox Lite

Photo :
  • VIVA.co.id/Misrohatun Hasanah

"Open source menang dalam banyak hal dan sekarang digunakan dalam banyak hal," ungkap Baker. Itulah mengapa Mozilla Foundation, seiring berlanjutnya model nirlaba, meluncurkan dana investasi untuk startup teknologi tahap awal senilai US$35 juta (Rp550 miliar).

img_title Kiamat WhatsApp Dimulai Hari Ini 8 September 2026: HP Android Jadul akan Mati Total

"Rencana ini untuk membantu generasi baru pengusaha teknologi yang bertanggung jawab mengembangkan teknologi dengan mematuhi standard privasi Mozilla. Harapannya, ketika banyak aturan privasi online diperketat di tahun-tahun mendatang, hal itu akan menjadi keunggulan kompetitif," kata dia.

Sementara, Direktur Proton Andy Yen, yang membuat layanan email terenkripsi 'Proton Mail', menambahkan jika situasi ini serupa dengan awal gerakan lingkungan, yang menjalani kerja advokasi selama beberapa dekade sebelum kesadaran publik terhadap isu itu bangkit dan menjadi arus utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang kita tiba-tiba mencapai titik, di mana sikap tidak peduli dengan lingkungan tidak dapat diterima lagi secara sosial. Kesadaran publik tentang privasi online suatu hari akan mencapai titik kritis yang serupa. Mungkin butuh 20 atau 30 tahun, tapi perubahan itu tidak bisa dihindari," papar Yen.

7J-CCW4MX5M

Ilustrasi WhatsApp. (FOTO: GettyImage)

WhatsApp Mulai Uji Fitur Pesan Terjadwal, Bisa Kirim Otomatis hingga Dua Minggu

WhatsApp mulai menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Pengguna bisa mengatur pengiriman teks, foto, video, dan tautan hingga dua minggu ke depan, aksesnya terbatas.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut