Andrey Sakharov, Si Pembangkang Penemu Bom Hidrogen Uni Soviet

Logo dan Tagline baru VIVA News & Insights
Sumber :

Pada 1984, Bonner dihukum karena aktivitas anti-Soviet dan juga dikurung di Gorky. Satu tahun kemudian, Andrey Sakharov melakukan mogok makan selama enam bulan yang akhirnya memaksa Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev untuk memberikan izin kepada Bonner meninggalkan negara untuk menjalani operasi bypass jantung di Amerika Serikat (AS).

img_title Rentan, Eropa Hadapi Musim Dingin dengan Cadangan Gas Terendah dalam 15 Tahun

Beberapa bulan setelah bertemu dengan suaminya, Mikhail Gorbachev, membebaskan Andrey Sakharov dan Yelena G Bonner dari pengasingan dan pada Desember 1986 mereka kembali ke Moskow.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tiga tahun terakhir kehidupan Sakharov diisi dengan pertemuan dengan para pemimpin dunia, wawancara pers, bepergian ke luar negeri, memperbarui kontak dengan rekan ilmiahnya, dan menulis memoar.

img_title Fakta Mengejutkan Kasus TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Korban Ada Eks Anggota TNI-Polri

Lalu, pada Maret 1989, Andrey Sakharov terpilih menjadi anggota Kongres Deputi Rakyat Pertama, mewakili Akademi Ilmu Pengetahuan. Ia memulihkan kehormatannya dengan menerima yang baru dan melihat banyak perubahan yang sudah ia perjuangkan menjadi kebijakan resmi di bawah Mikhail Gorbachev dan penerusnya.

img_title Modus TPPO Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Kontrak Rp 620 Juta-Gaji Rp 50 Juta per Bulan
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra

Yusril Buka Suara soal Maraknya WNI Jadi Tentara Rusia, Ingatkan Hal Ini

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra buka suara terkait penyebab WNI yang bergabung dengan militer Rusia

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut