NASA Percaya Matahari Terbit dari Barat jadi Tanda Kiamat

NASA konfirmasi kalau Matahari terbit dari barat menjadi salah satu tanda kiamat.
Sumber :
  • NASA

VIVA Tekno – Tahun lalu sebuah unggahan di media sosial Facebook, yang sudah di-share ribuan kali menjadi heboh karena mengklaim bahwa NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat) mengonfirmasi akan terbitnya Matahari dari barat yang merupakan tanda-tanda kiamat.

img_title Apes Banget, Beli Mobil di Facebook yang Datang Malah Hasil Curian

Matahari terbit dari Barat dipengaruhi oleh Bumi yang berputar ke arah berlawanan. Ditanya mengenai hal tersebut, NASA mengatakan klaim itu salah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto tersebut telah beredar di berbagai postingan Facebook, yang dibagikan sejak 14 Januari 2021. Postingan menyertakan gambar yang menunjukkan Matahari terbit di atas lautan.

img_title NASA Ingin Mendaratkan Manusia ke Bulan Tahun 2028

“NASA menegaskan adanya kemungkinan Matahari terbit dari barat. Para peneliti percaya bahwa kita sedang bergerak menuju kebalikan dari medan magnet yang akan membawa kita ke akhir kehidupan umat manusia dan mendekatnya hari kiamat," bunyi teks berbahasa Thailand yang ditumpangkan pada gambar.

Sebelumnya, pernah beredar klaim yang serupa, dalam bahasa Inggris pada 2020 dan 2010. Namun, klaim itu salah, menurut NASA, seperti dikutip dari situs AFP, Minggu, 23 April 2023.

img_title Peta NASA Masih Merah, Karbon Monoksida Terdeteksi Membentang di Langit Indonesia

NASA mengatakan klaim tentang Matahari terbit dari barat adalah 'salah'. Lebih dalam dijelaskan, baik NASA atau organisasi ilmiah lainnya memprediksi Matahari akan terbit di barat, kata Bettina Inclan, Associate Administrator for Communications of NASA, pada 20 Februari 2019.

Sinar Matahari.

Photo :
  • Pixabay

Pembalikan kutub magnet adalah fenomena nyata yang telah terjadi berkali-kali di masa lalu, dan para ilmuwan di seluruh dunia mempelajarinya. Tetapi pembalikan yang menyebabkan Bumi berputar ke arah berlawanan menyebabkan Matahari terbit di barat adalah salah.

Ia mengatakan NASA dan organisasi ilmiah lainnya terlalu sering menjadi sasaran berita palsu dan klaim sains. Tipuan terbaru ini mirip dengan prediksi hari kiamat lainnya di masa lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam artikel berjudul '2012: Pembalikan Kutub Magnetik Terjadi Sepanjang Waktu (Geologis)' menunjukkan bahwa fenomena ini telah terjadi beberapa kali selama ribuan tahun terakhir, dan itu adalah sebuah 'rutinitas'.

“Tidak seperti magnet batang klasik, atau magnet dekoratif di lemari es Anda, materi yang mengatur medan magnet Bumi bergerak berputar. Tidak ada apa pun dalam catatan geologi jutaan tahun yang menunjukkan bahwa salah satu dari skenario kiamat 2012 yang terkait dengan pembalikan kutub harus ditanggapi dengan serius," tulis NASA.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut