Luar Angkasa Semakin Ramai

Ilustrasi satelit di luar angkasa.
Sumber :
  • Pixabay

Starlink adalah satelit keluaran SpaceX, perusahaan antariksa swasta milik Elon Musk. Teknologi itu berfungsi menyediakan layanan internet broadband secara global. Kini ada sekitar 4.000 Starlink di atas sana dan akan terus bertambah jumlahnya hingga 30.000.

img_title Satelit Buatan Indonesia Bakal Diluncurkan di India pada 2027

Layanan ini bahkan sempat diberikan secara cuma-cuma untuk negara berkonflik yang internetnya terganggu, seperti Ukraina dan Iran. Starlink juga telah menjangkau kapal pesiar mewah dan antartika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuiper

img_title Elon Musk Bongkar Skenario Mengerikan Soal Ancaman AI

Pendiri

Photo :
  • 1324917

Meski belum meramaikan luar angkasa, perusahaan Jeff Bezos ini akan meluncurkan layanannya di 2024. Unit internet satelit perusahaan yang dinamakan 'Project Kuiper' berencana untuk memproduksi satelit pertamanya akhir tahun ini, dengan total lebih dari 3.000 satelit yang akan diluncurkan di orbit rendah Bumi di tahun-tahun mendatang.

img_title Deretan Mobil Pribadi Elon Musk, Ada yang Berusia Ratusan Tahun

Bezos ingin menguji satelit dengan pelanggan komersial pada tahun 2024 dan memproduksi satelit tiga sampai lima dalam sehari untuk memenuhi permintaan guna meluncurkan setengah jaringan Kuiper pada 2026.

AS Vs China.

'West Point' Antariksa Dibentuk, Donald Trump: Lumpuhkan China, Kuasai Luar Angkasa

Presiden AS Donald Trump kembali menancapkan ambisinya di luar angkasa dengan resmi mengumumkan pembentukan 'West Point' Akademi Antariksa (Space Academy).

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut